Cara Delevingne Soal Orientasi Seksualnya: Ini Bukan Sebuah Fase

V E R O N I C A diperbarui 13 Okt 2020, 23:29 WIB

Fimela.com, Jakarta Cara Delevingne meluruskan pemberitaan tentang orientasi seksualnya setelah wawancara dengan Vogue baru-baru ini menyebabkan munculnya sebuah petisi online yang membantah dugaan bahwa biseksualnya adalah sebuah babak atau fase dalam hidupnya (tidak permanen, bisa berubah). Berdialog dengan New York Times, Cara pun angkat suara terhadap artikel yang diterbitkan oleh Vogue tersebut.

“Orientasi seksualku bukan sebuah fase. Ini adalah diriku. Jatuh cinta membantu (mengalihkanku dari masalah kehidupan). Jika kamu sedang jatuh cinta dengan seseorang, kamu bisa bersamanya seperti tidak ada orang lain lagi di dalam ruangan,” kata Cara.

“Akting adalah seperti itu. Menyingkirkan perasaan itu sehingga tidak ada apa-apa yang terjadi saat berhadapan dengan siapapun lawan mainmu,” jelas Cara.

Dalam artikel Vogue edisi bulan Juli, Rob Haskell menduga jika orientasi seksual Cra mungkin tidak permanen. “Orang tuanya tampaknya berpikir (menyukai) perempuan hanya sebuah fase bagi Cara, dan mereka mungkin benar,” tulisnya.

Baca Juga: Kendall Jenner - Cara Delevingne Tampil Topless

“Ketika aku menyarankan kepada Cara untuk percaya pada laki-laki, ia mungkin harus merevisi gagasannya yang lama dan susah diubah – perempuan selalu bermasalah, maka itu hanya perempuan yang akan menerimanya,” kata Robert lagi.

Artikel tentang Cara Delevingne tersebut kemudian memancing sebuah petisi yang menuntut majalah tersebut untuk mengakui bahwa LGBT bukanlah sebuah fase. Penggagas petisi Julie Rodriguez juga menuliskan bahwa ia tidak habis pikir mengapa staf redaksi memberi lampu hijau pada artikel tersebut.