5 Aturan Menulis yang Harus Dipatuhi untuk Jadi Penulis Kawakan

Karla Farhana diperbarui 27 Jul 2015, 10:40 WIB

Fimela.com, Jakarta Menulis memang "gampang-gampang susah." Enggak semua orang bisa menulis dengan baik dan mendapatkan banyak penggemar. Nah, buat kamu yang suka nulis, dan ingin menjadi penulis yang setara dengan penulis-penulis besar baik di dalam maupun luar negeri, Bintang.com bakal kasih tahu kamu lima aturan yang harus kamu perhatikan. 

#1

Jangan terlalu banyak menggunakan metafora, simile atau majas-majas lain, karena sebagian besar orang sudah terbiasa dengan kata-kata tersebut. Sehingga ketika orang membaca, mereka enggak merasakan emosi dari kisah yang dituturkan dalam tulisan. 

#2

Jangan menggunakan kalimat yang panjang. Selain membuat si pembaca lelah, kata-kata yang panjang enggak bakal bikin si penulis terlihat pintar. Malah membuat si penulis enggak punya kemampuan menulis yang baik. Serta, kata-kata yang panjang kadang malah memberikan kesan kalau si penulis arogan dan tulisan pun susah untuk dimengerti. 

#3

Buang semua kata-kata mubazir yang enggak perlu. Kadang kita sulit mengenali mana kata yang mubazir, tapi cobalah untuk membaca kalimat tersebut dengan bersuara. Hilangkan salah satu kata. Kalau kalimat tanpa kata itu tetap enggak kehilangan makna, maka kata itu yang disebut kata mubazir. 

#4

Gunakan kalimat aktif. Karena biasanya kalimat aktif lebih pendek dan lebih efektif. Pembaca langsung bisa menangkap apa yang dimaksud dari kalimat tersebut. 

#5

Jangan menggunakan kata ilmiah, frasa asing dan kata-kata yang sulit dimengerti orang banyak. Kamu enggak lagi membuat laporan akhir pada saat kuliah. Kamu menulis untuk orang banyak. Kata-kata yang sulit dipahami enggak bakal bikin kamu terlihat pintar. Tugas seorang penulis adalah membuat orang lain menangkap makna dari tulisan. Artinya kamu harus menyederhanakan hal yang rumit. 

 

Nah itu dia lima aturan yang harus kamu patuhi jika ingin jadi penulis yang memiliki banyak pembaca dan penggemar. Siapa tahu kamu bisa setara dengan penulis-penulis kawakan dalam dan luar negeri. Tapi yang paling penting, supaya bisa jago, kamu harus terus menulis. Jangan pernah berhenti. 

 

Baca juga: Pepeng Pernah Tulis Ucapan Belasungkawa Saat Uje Meninggal

 

What's On Fimela