Ternyata Berenang Telanjang Sudah Legal di Paris

Asnida Riani diperbarui 18 Okt 2015, 15:40 WIB

Fimela.com, Jakarta Siapa yang tak tahu Paris? Salah satu kota paling cantik di Eropa ini memang tak pernah absen dari daftar destinasi wajib bagi para turis dunia. Tersohor akan keindahan kerlap-kerlip cahaya Eiffel Tower ketika malam, deretan butik ternama yang memenuhi hampir di setiap jalan kota, juga cafe tepi jalan di mana kamu bisa melihat pergerakan Paris dengan harmoni membius.

Sebelumnya di artikel 5 Tanda Kalau Kamu Tak Menikmati Paris Layaknya Warga Lokal memang menyebutkan kalau warga Paris (termasuk perempuan), topless ketika berenang. Namun kali ini, tak gunakan atasan, namun juga tak menutupi bagian bawah.

Sejak 1930, telanjang sudah jadi salah satu pengobatan bagi beberapa penyakit di Perancis dengan memanfaatkan terpaan sinar matahari, udara, dan alam secara keseluruhan. 'Aksi' ini dilakukan oleh grup-grup tertentu saja. Namun, telanjang ketika berenang sudah jadi satu hal legal di kota yang terdapat zero point ini.

Bukan di sembarang tempat (termasuk pantai), melainkan di kolam renang tertentu saja. Itu pun hanya dijadwalkan selama 3 hari dalam seminggu, yakni Senin, Rabu, dan Jumat pada pukul 21.00 hingga 23.00 di Piscine Roger le Gall. Harga yang dikenakan sebesar 10 euro (sekitar 155.000), namun gratis bagi kamu yang belum mencapai usia 27 tahun.

Walau banyak menuai komentar, baik pro maupun kontra, melegalkan berenang telanjang di Paris jadi satu warna lain bagi ibu kota Perancis ini. Semua kembali pada ketetapan awal seorang traveler untuk mencicip nikmatnya kota Paris. Karena satu destinasi tentu punya banyak cara untuk dijelajahi hingga memberi makna baru bagi sebuah perjalanan.

 

Baca Juga: 'Wajah' Koral yang Tengah Jadi Ancaman Kehilangan Terbesar Bumi