Waspada Gizi Buruk! Kenali Tanda-tandanya

Fathan Rangkuti diperbarui 12 Nov 2015, 09:40 WIB

Fimela.com, Jakarta Cucu dari Taminah, Reki Gading Mahesa akhir-akhir ini menjadi sorotan media. Bocah berumur 9 tahun yang mengidap gizi buruk tersebut kini sedang dirawat di RSUD Koja, Jakarta Utara. Gubernur DKI Jakarta, Bapak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pun telah memberi perintah untuk merawat Reki hingga sembuh.

Sungguh miris melihat bocah umur 9 tahun tinggal di kota besar dengan penyakit gizi buruk. Ternyata penyebab gizi buruk tidak sedikit. Ada beberapa hal yang patut diketahui untuk mencegah penyakit ini. Bintang.com akan mengulasnya untukmu, yuk disimak!

Penyebab gizi buruk bisa digolongkan menjadi dua, penyebab langsung dan penyebab tidak langsung. Penyebab langsung bisa dikarenakan asupan gizi yang tak seimbang dan penyakit infeksi yang mungkin sudah diderita oleh si anak. Bila seseorang sudah mendapatkan asupan makanan dan gizi yang cukup namun ia diserang diare atau infeksi, atau juga mengalami penurunan nafsu makan, hal tersebut bisa memicu timbulnya penyakit gizi buruk.

Lingkungan yang bersih, air bersih yang cukup dan menjalani perilaku hidup bersih dan sehat bisa membantumu menghindari infeksi peningkatkan terkena gizi buruk.

Penyebab tidak langsung bisa dari pendapatan ekonomi keluarga yang rendah sehingga tak bisa membeli makanan yang memiliki izi yang cukup untuk si anak. Pendidikan orang  tua rendah membuat mereka tidak mengetahui pentingnya asupan gizi pada anak. Padahal masa kritis kurang gizi anak dimulai dari umur 1 hingga 3 tahun.

Bila saudara atau anak tetanggamu memiliki ciri-ciri lemas, anemia, diare dengan feses cair, terlihat titik merah yang menyerupai petechia pada kulitnya dan pembesaran hati yang menyebabkan si anak selalu ingin rebahan, perlu diwaspadai anak tersebut mengalami gizi buruk.

What's On Fimela