Ini Senjata Mematikan Sniper Inggris untuk Membunuh Militan ISIS

Gadis Abdul diperbarui 15 Des 2015, 19:28 WIB

Fimela.com, Jakarta Penembak jitu(sniper) Inggris memang sudah sangat terkenal karena keahliannya yang bisa menembak tepat sasaran walaupun dari jarak jauh. Sehingga tidaklah heran bila beberapa waktu lalu Mirror.co.uk sempat memuat berita tentang sniper Inggris yang berhasil menghabisi lima nyawa militan ISIS hanya dengan tiga peluru.

Menembak dari jarak 800 meter, sniper veteran dari pasukan khusus Special Air Service (SAS) itu berhasil menghabisi lima militan ISIS yang sedang bersiap untuk meninggalkan sebuah pabrik pembuatan bom di wilayah kekuasaan Daesh di Mosul, Irak.

Peluru pertama yang ditembakkan sniper Inggris langsung mengenai militan ISIS dan memicu bom yang dikenakan. Sehingga ledakannya membunuh teroris itu bersama dengan dua tentara ISIS lainnya.

Militan kedua tewas setelah kepalanya diterjang peluru sang penembak jitu, sedangkan orang terakhir berhasil ditembak mati saat mencoba melarikan diri ke dalam pabrik. “Ini adalah sebuah misi klasik dari SAS. Sekitar tiga pekan lalu agen intelijen mendapatkan informasi bahwa sebuah pabrik bom telah dibangun di desa terdekat,” ujar seorang sumber dari militer Inggris seperti dilansir Mirror.co.uk, Selasa (15/12/2015).

Ini bukanlah aksi pertama yang diperlihatkan oleh sniper Inggris, pada Agustus lalu dengan menggunakan senjata api AS50 Sniper Rifle, sniper Inggris berhasil menembak penjaga ISIS dari jarak 1000 meter. AS50 merupakan senjata penembak jitu yang dikembangkan oleh perusahaan Inggris. Senjata tersebut memungkinkan para sniper untuk menembak target pada jarak 1800 meter.