Waspada! Kondom Tak Jamin Cegah Kehamilan

Floria Zulvi diperbarui 17 Des 2015, 22:28 WIB

Fimela.com, Jakarta Untuk para pasanganya yang ingin menunda untuk memiliki keturunan, menggunakan kondom merupakan salah satu alternatif yang bisa digunakan. Karena keefektifannya, beberapa merek kondom bahkan menawarkan tingkat keamanan hingga 98%.

Terdapat 2% kemungkinan kegagalan kondom. Namun persentasenya bisa saja meningkat bila sang pengguna minim pengetahuan tentang cara pemakaian kondom. Melepasnya di waktu yang salah pun bisa berbahaya. Dilansir dari Health.com inilah penyebab kegagalan dalam mengontrol kehamilan.

Menunda pemakaian kondom. Sebelum ejakulasi, cairan madzi pada laki-laki pun mengandung sperma. Meski tidak banyak, namun memiliki kemampuan untuk membuahi sel telur. Banyak pria atau wanita yang merasa kenikmatan seksual berkurang bila memakai kondom sehingga memutuskan untuk menggunakan kondom sesaat sebelum ejakulasi saja. Stop lakukan hal tersebut!

Tidak hati-hati. Karena terburu-buru ingin melakukan, terkadang si pria terlalu keras membuka bungkus kondom sehingga menyebabkan kondom rusak atau robek. Hal tersebut juga bisa mengurangi keefektifan alat kontrasepsi ini.

Melepas kondom dengan ceroboh. Terlalu lelah seusai bercinta bisa membuat si dia ceroboh saat melepas kondom. Hal tersebut bisa menyebabkan sperma tumpah ke Ms. V. Perhatikan sebelum melepasnya, ya!

Membeli ukuran yang salah. Kondom memiliki ukuran yang dapat disesuaikan dengan Mr. P. Terkadang banyak pria yang membeli ukuran ekstra besar padahal ukuran penisnya tidak cocok. Hal tersebut tentu saja bisa memicu kehamilan.

Menyimpan di tempat yang salah. Letakanlah alat kontrasepsimu di samping tempat tidur, laci atau tempat yang terhindar dari gesekan. Menaruh kondom di dompet bisa membuatnya berlubang dan rusak! Jika tak ingin mengalami kehamilan yang tidak direncanakan, sebaiknya ketahui cara pemakaian dan perawatan alat kontrasepsi ini, ya.