Bebas dari Maut, Anak Gajah Ini Tak Bisa Lepas dari Penyelamatnya

Febriyani Frisca diperbarui 12 Feb 2016, 20:28 WIB

Fimela.com, Jakarta Tahu balas budi. Mungkin kalimat itulah yang pantas menggambarkan Moyo, seekor anak gajah yang hampir tenggelam ketika menyebrangi sungai yang banjir saat usianya baru beberapa hari. Ditinggalkan oleh kawanannya, Moyo ditemukan sebatang kara oleh penyelamat saat ingin didekati oleh sekumpulan hyena yang sedang kelaparan. 

Penyelamat kemudian membawa Moyo ke suaka marga satwa Wild Is Life yang didirikan oleh Roxy Danckwerts. Hingga kini di usianya 14 bulan, Moyo tinggal di sana bersama Danckwerts. Selama berada di sana, kisah menyenyuh hati datang dari Moyo. Dikutip dari Boredpanda.com, Moyo tak bisa lepas dari Danckwerts setiap harinya. Ke mana Danckwerts pergi, ia selalu mengikuti. Meski Moyo hanya seekor hewan yang tak lebih sempurna dari manusia, namun gajah betina itu seakan-akan ingin menunjukkan balas budinya terhadap Danckwerts untuk menemaninya setiap saat.

"Dia tahu suara, bau dan entah bagaimana dia tahu keberadaan saya setiap saat. Aku tidak tahu," ujar Danckwerts. Kisah persahabatan antara keduanya semakin rumit karena Moyo terus semakin besar dan serangannya di sekitar rumah jadi lebih sulit untuk ditangani.

"Dia adalah salah satu dari sekian banyak hewan yang telah membentuk ikatan persahabatan, kepercayaan dan cinta luar biasa dengan saya," kata Danckwerts. "Melepaskannya akan jadi hal sulit. Namun, saya sangat bertekad dan begitu yakin dengan jalan yang telah saya pilih. Saya ingin yang terbaik untuk anak-anak gajah, dan yang terbaik adalah sebuah kebebasan untuk menjelajah dan untuk membuat pilihan mereka sendiri," ungkap Danckwerts pada Boredpanda.com yang berencana akan melepas Moyo ke alam bebas.