Saksi Sidang Ahok Ternyata Pernah Kerja di Fitsa Hats

Henry Hens diperbarui 03 Jan 2017, 23:02 WIB

Fimela.com, Jakarta Sidang lanjutan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok baru saja berakhir di Gedung Kementrian Pertanian (Kementan), Jl. RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017). Sidang keempat ini berlangsung cukup lama yaitu sekitar 11 jam.

Usai sidang, Ahok membeberkan sejumlah kejanggalan para saksi yang dihadirkan jaksa. "Ada saksi yang malu kerja di Pizza Hut tapi sengaja diubah jadi Fitsha Hats. Saya sampai ketawa padahal semua mesti tanda tangan. Dia bilangnya enggak memperhatikan," ucap Ahok seusai sidang, seperti dilansir dari liputan6.com.

Menurut Ahok, saksi atas nama Novel Chaidir Hasan Bamukmin ini malu mengakui pernah bekerja di perusahaan Amerika. "Saya pikir dia malu tidak boleh dipimpin oleh yang tidak seiman. Pizza Hut kan punya Amerika. Dia tulis Fitza Hats," jelas Ahok.

"Ini saksi atas nama Habib Novel, dia menuduh saya membunuh dua anak buahnya. Kalau ketahuan dia saksi palsu, saya harap dia dipenjara 7 tahun," sambung Ahok. Saat dikonfirmasi , Novel memang mengakui pernah bekerja di Pizza Hut. "Iya, 24 tahun yang lalu," jawab Novel singkat.

Pengubahan nama restoran tersebut ternyata langsung menjadi viral di media sosial, terutama di twitter. Tagar ‘Fitsa Hats’ banyak diposting di twitter oleh para netizen. Beragam komentar bernada sindiran dan lucu pun menghiasi tagar tersebut. Salah satunya, seperti membuat survei mengenai Fitsa Hats, apakah terbuat dari daging ayam, sapi atau onta.

Sementara itu, berbeda dengan tiga sidang Ahok sebelumnya, sidang keempat dan kemungkinan seterusnya berlangsung di gedung Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan.

 

What's On Fimela