Cara Mengatur Pengeluaran Keluarga

Dadan Eka Permana diperbarui 02 Mar 2017, 22:28 WIB

Fimela.com, Jakarta Memasuki dunia pernikahan adalah saat yang sangat membahagiakan. Kamu mulai menjalani hidup bersama sebagai pasangan suami istri dalam menghadapi apapun yang terjadi dalam kehidupan. Tapi pada kenyataannya tidak semuanya semudah yang kamu bayangkan, banyak hal yang ternyata harus dipikirkan lebih matang, terutama tentang masalah mengatur keuangan keluarga.

Perubahan pola pikir harus mulai dilakukan. Saat ini, uangmu adalah uang bersama, maka itu tidak bisa kamu gunakan seperti layaknya saat kamu masih lajang.

Oleh sebab itu kamu harus pandai mengatur keuangan keluarga. Dilansir dari laman cermati.com, langkah pertama yang harus kamu lakukan agar dapat mengatur keuangan keluarga dengan lebih baik adalah dengan mengetahui berapa banyak uang yang kamu miliki, pendapatan kamu, dan juga mengetahui semua jumlah tagihan yang harus dibayarkan, seperti tagihan listrik, telepon, belanja bulanan, biaya kesehatan, bahkan sampai biaya servis kendaraan. Lalu kamu juga harus selalu mengetahui jumlah hutang kartu kredit, cicilan rumah, atau cicilan kendaraan kamu. Dengan mengetahui semua ini, kamu bisa memperhitungkan kisaran pengeluaran yang harus dikeluarkan.

Setelah kamu mengetahui semua sumber pengeluaranmu, sekarang saatnya kamu membuat perencanaan dalam mengatur keuangan kamu. Aturlah semua uang yang kamu punya, kemana uang itu akan digunakan atau berapa banyak yang akan disimpan. Buatlah rencana keuangan yang realistis, jangan terlalu ideal sehingga melupakan kebutuhan diri sendiri.

Sama halnya dengan mengatur keuangan pribadi, menabung sangat mutlak untuk kamu lakukan dalam mengatur keuangan. Dengan memiliki tabungan, kamu dapat lebih merasa lebih aman dan keuangan lebih stabil. Sisihkan sejumlah uang saat kamu baru menerima gaji untuk ditabung, dengan begitu uang yang kamu tabung akan selalu ada. Usahakan untuk tidak menggunakan uang tabungan sebelum itu sangat dibutuhkan. Karena jika tetap dipakai, bukan tabungan dong namanya.

Kemudian, sebisa mungkin hindarkan dirimu dari yang namanya hutang. Seringkali kita menjadi terbiasa untuk hutang karena menggunakan kartu kredit. Kemudahan proses pembayaran yang diberikan oleh kartu kredit sering membuat orang lupa diri dan menjadi sangat konsumtif.

Tag Terkait