Review Wonder Woman, Penuhi Ekspektasi Penggemar Film Superhero

Henry Hens diperbarui 02 Jun 2017, 20:55 WIB

Fimela.com, Jakarta Pemain: Gal Gadot, Chris Pine, Danny Huston, Robin Wright, Connie Nielsen, David Thewlis, Elena Anaya, Lucy Davis
Sutradara: Patty Jenkins
Skenario: Allan Heinberg
Produksi: DC Films
Durasi: 141 menit

Sinopsis:

Wonder Woman alias Diana Prince merupakan anak dari ratu Hippolyta, penguasa Amazon. Mereka lahir dan dibesarkan di pulau Paradise, Pulau Surga yang terlindung dan terisoloasi dari dunia luar. Sejak kecil, Diana selalu ingin menjadi prajurit yang tak terkalahkan

Meski sempat melarang, ibu Diana meluluskan keinginan putrinya untuk berlatih menjadi prajurit tangguh. Saat tumbuh dewasa, Diana selalu bertanya-tanya kehidupan apa yang ada di luar Amazon. Ia ingin menyelamatkan manusia dan peperangan dan amarah Ares, sang dewa perang.

Ibunya melarang Diana pergi ke dunia luar karena Ares bisa mengancam kapan saja dan Diana akan lebih aman kalau tetap berada di Amazon. Namun suatu hari Diana bertemu dengan Steve Trevor, seorang pilot Amerika yang terdampar di Amazon setelah pesawatnya ditembak oleh pasukan Jerman.

Setelah mendapat perawatan, Steve mengaku sebagai mata-mata prajurit sekutu yang sedang menyusup ke markas pasukan Jerman. Seorang pimpinan pasukan Jerman, Jenderal Ludendorff, sedang merencanakan sesuatu agar tidak terjadi gencatan senjata yang bisa mengakhiri Perang Dunia pertama.

Menurut Steve, Ludendorff bersama asistennya, Doctor Maru alias Doctor Poison sedang membuat senjata kimia yang sangat berbahaya dan bisa menewaskan banyak orang dalam waktu singkat. Diana pun memutuskan untuk membantu Steve dan pasukan Sekutu untuk menghadapi Ludendorff yang diyakininya sebagai titisan Ares.

Diana dan Steve pun berangkat ke London, markas Steve dan pasukannya untuk menyusun rencana menggagalkan rencana jahat Ludendorff. Apa yang dihadapi Diana ternyata tak semua sesuai dengan perkiraannnya. Lalu apa tindakan Diana dan Steve selanjutnya? Mampukah mereka menggagalkan rencana Ludendorff?

Review:

Usai 75 tahun menunggu, Wonder Woman akhirnya dibuatkan film layar lebar perdananya. Gal Gadot mendapat kesempatan besar berperan sebagai superhero wanita kreasi DC Comics tersebut. Menariknya lagi, film ini dibesut oleh sutradara wanita, Patty Jenkins. Wonder Woman memang bukan film superhero wanita pertama di layar lebar.

Sebelumnya ada Elektra (2005), superhero Marvel yang diperankan oleh Jennifer Garner. Tapi secara kualitas, Wonder Woman versi Jenkins jelas jauh lebih baik dan lebih menghibur. Bahkan seperti diakui sejumlah kritikus film di Hollywood, inilah film superhero terbaik DC setelah trilogi Batman kreasi Christopher Nolan.

Bahkan rasanya lebih baik dan realitis dari beberapa film superhero kreasi Marvel. Berlebihan? Rasanya tidak. Dari segi cerita, alur, aksi maupun akting, Wonder Woman 2017 memang punya kelas tersendiri. Kegagalan film DC sebelumnya seperti Batman v Superman: Dawn of Justice dan Suicide Squad yang banyak mendapat kritik, membuat ekspektasi penonton terhadap Wonder Woman sangat tinggi.

Keberanian pihak DC mendapuk Patty Jenkins ternyata berbuah manis. Padahal Jenkins lebih dikenal sebagai sutradara sejumlah serial televisi dan baru sekali mengarahkan film layar lebar yaitu Monster (2013) yang mengantarkan Charlize Theron meraih Piala Oscar.

Kreasi Jenkins dalam menyutadarai Wonder Woman patut diacungi dua jempol karena rasanya mampu memenuhi harapan banyak orang terutama para fans superhero wanita. Akting para pemainnya juga tak mengecewakan. Gal Gadot tampil dengan karisma maupun kenaifannya dalam memerankan sosok Wonder Woman/Diana Prince.

Transformasi dari gadis lugu, terkejut mendapati kenyataan peperangan sampai menjadi wanita tangguh dilakoninya dengan pas dan meyakinkan. Setelah tampil lebih dulu di Batman v Superman: Dawn of Justice, Gal Gadot yang dikenal lewat seri film Fast and Furious menampilkan akting yang lebih baik lagi.

Chris Pine juga tak kalah memesona. Chemistry Gadot dan Pine juga terjalin dengan menarik. Pemain lainnya juga punya porsi yang tak kalah penting, termasuk David Thewlis yang perannya jadi twist menjelang akhir film. Jadi, menurut saya Wonder Woman it’s a wonderful superhero movie yang harus kamu tonton.

 

What's On Fimela