Kenapa Kamu Diare Saat Traveling ke Luar Negeri?

Karla Farhana diperbarui 02 Apr 2018, 10:26 WIB

Fimela.com, Jakarta Traveling ke luar negeri, terutama ke negara-negara Asia Tenggara rentan buat sebagian orang. Makanan khas di beberapa negara rasanya memang nggak cocok sama kondisi kesehatan sebagian orang.

Akibatnya, usai makan makanan street food, kamu jadi sakit perut bahkan diare. Diarenya ini, balik lagi tergantung dari daya tahan tubuh setiap orang, juga beragam tingkat keparahannya. 

Ada yang cuma diare dan sakit perut biasa. Dengan obat, semuanya kelar. Tapi, ada juga yang sampai harus dirawat di rumah sakit setempat. 

Bukan cuma bikin perjalananmu jadi nggak fun, tapi keracunan makanan di negara orang lain sangat nggak nyaman. Kesehatanmu juga jadi berantakan. 

Terus, apa sih yang bikin kamu diare usai mencicipi makanan khas di luar negeri? Padahal, kamu sudah sebisa mungkin mencari tempat makan yang bersih dan hati-hati dalam memilih jenis makanannya. Anehnya lagi, makan makanan yang sama di negara A nggak bikin kamu sakit, tapi di negara B dan C, justru bikin kamu diare. Kenapa, ya?

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Bakteri yang Berbeda

UNICEF (United Nations Children's Fund) tahun 2014 menunjukan empat puluh tujuh persen kematian akibat diare

Sebuah penelitian yang dilakukan The American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, beberapa negara di Asia Tenggara memang memiliki angka kasus food poisoning pada turis asing cukup tinggi. Di antara semua negara di Asia Tenggara, tiga teratas merupakan Vietnam, Indonesia, dan Laos. 

Responden pada penelitian ini kebanyakan turis asing yang berasal dari Eropa dan Amerika Serikat, serta warga Australa. Namun, ternyata orang Indonesia yang bepergian ke negara lain cukup sering mengalami hal yang sama. 

Ternyata, hal ini disebabkan lantaran perbedaan bakteri dalam tubuh yang kamu miliki dengan bakteri yang ada pada makanan yang kamu santap di sana. Makanya, kadang kamu nggak masalah makan di pinggir jalan di Kuala Lumpur, tapi justru jadi sakit usai makan makanan di restoran pinggir jalan di Kamboja. 

 

Tag Terkait