Cegah Kematian Dini dengan Aktif Berjalan Kaki

Fimela diperbarui 11 Mei 2013, 08:30 WIB

Oleh Dunia Fitnes

Jalan kaki, aktivitas yang satu ini kerap dianggap sepele bagi sebagian kalangan. Mereka menganggap jalan kaki adalah aktivitas biasa yang tidak memiliki manfaat kesehatan.

Padahal baru-baru sebuah survei kembali mengungkap bahwa jalan kaki tidak hanya membuat badan menjadi bugar tapi juga bisa memperpanjang umur seseorang.

Sebuah survei yang melibatkan 2.000 orang digelar oleh The Ramblers di Inggris untuk mengetahui intensitas jalan kaki para responden. The Ramblers menyebutkan, seperempat responden berjalan kaki kurang dari 9 menit sehari, atau kurang dari 1 jam dalam seminggu.

Sebanyak 93 persen responden sepakat bahwa jalan kaki adalah olahraga ringan yang memberikan manfaat kesehatan. Namun, 43 persen dari jumlah tersebut hanya berjalan kaki selama 2 jam bahkan kurang dalam seminggu.

Benedict Southworth, Chief Executive The Ramblers menyatakan, berjalan adalah salah satu cara yang paling sederhana untuk mengatasi pandemi ‘ketidakaktifan’ seseorang.

Bahkan seorang dokter olahraga, William Bird, mengungkapkan, generasi muda berisiko meninggal lebih cepat ketimbang orang tuanya jika malas bergerak, seperti jarang jalan kaki. Oleh karena itu, setiap orang dianjurkan untuk berjalan kaki minimal 3 jam seminggu.

Jalan kaki dapat memberikan manfaat kesehatan seperti, mencegah serangan jantung, kanker, diabetes, hingga kematian dini. 

[initial]

Source: DuniaFitnes.com

BACA JUGA : Nyeri Bikin Seks ‘Tak Asik Lagi? Ini Cara Mengatasinya!

(df/yel)