Dipenjara 5 Hari, Pemuda Ini Malah Dapat 42 Miliar Dari Pemerintah!

Fimela diperbarui 01 Agu 2013, 15:10 WIB

Masuk penjara adalah mimpi buruk bagi setiap orang. Bagaimana tidak, bayangan akan tinggal di ruangan sempit dengan jeruji besi, tidak bisa ke luar sampai waktu hukuman habis dan terpisah dari keluarga tentu merupakan hal yang berat. Belum lagi perlakuan buruk yang bisa saja didapatkan selama berada di penjara. Hal inilah yang membuat orang seharusnya berpikir berkali-kali sebelum melakukan kejahatan.

Amerika Serikat termasuk negara yang keras terhadap perdagangan narkoba dan penggunaannya. Walau di beberapa negara bagiannya narkoba bebas digunakan namun bukan berarti aturan menjadi longgar begitu saja. Daniel Chong (24) yang merupakan Mahasiswa Universitas California, Amerika Serikat ditangkap oleh DEA (Badan Narkotika Amerika) dengan tuduhan menggunakan narkoba. Chong ditangkap bersama delapan orang lain pada April tahun lalu dalam sebuah penggerebekan narkotika oleh DEA di San Diego, seperti dilansir situs businessinsider.com, Selasa (30/7), dikutip dari merdeka.com.

Pria malang inipun masuk ke dalam penjara dan mendapat perlakuan yang buruk sekali. Selama lima hari di balik jeruji besi, Chong tidak diberi makan dan minum sama sekali! Sungguh tega pengelola penjara tidak memberi konsumsi kepada para tahanan. Setelah lima hari tidak mendapat asupan makanan sedikitpun, Chong dilarikan ke rumah sakit.

Di rumah sakit, Chong dinyatakan menderita dehidrasi parah dan berat badannya turun sampai 7 kilogram lebih. Tidak hanya itu, Chong juga sampai terkena halusinasi, gagal ginjal dan lambung. Pengacara Chong kemudian menuntut Pemerintah lantaran membiarkan tahanan sampai tidak makan dan minum berhari-hari. Pengacara Chong meminta ganti rugi kepada DEA sebesar 205 miliar rupiah. Hal ini karena tindakan DEA sudah sangat merugikan Chong dan ternyata pemuda ini tidak mengonsumsi narkoba sama sekali lho!

Sedihnya, ternyata tidak hanya Chong yang bernasib malang, tiga teman Chong juga mendapat perlakuan yang sama buruknya. Mereka semua juga berakhir dengan dirawat intensif di rumah sakit selama berhari-hari. Pemerintah Amerika dan DEA mengaku lalai atas kejadian ini. Tapi kelalaian bukan alasan untuk menyiksa seseorang seperti ini bukan? 

Karena 'kelalaian' ini akhirnya Chong mendapat ganti rugi sebesar 42 miliar rupiah. Walau mendapat uang begitu banyak, tentu tidak akan menghapus luka hati Chong begitu saja karena telah ditangkap walau tidak bersalah dan diperlakukan dengan tidak manusiawi.

BACA JUGA

Sakit Hati Dilecehkan Belasan Tahun, Preeti Potong Kelamin Pemerkosanya

Remaja Ini Tega Tikam Semua Anggota Keluarganya Sendiri

Cerita Tragis Dua Gadis Remaja Dilecehkan 7 Pemuda Yang Sedang Mabuk

Teganya Ibu Muda Ini Jual Bayinya Sendiri

Terperosok Lubang di Jalan, Dua Bersaudara Malang Ini Dijemput Ajal

Pria Tidak Bermoral Lakukan Pelecehan di Bus Transjakarta

Anak 12 Tahun Dipenjara Karena Beli Permen Pakai Cek Curian

(vem/sya)