Masih 15 Tahun, Remaja Malaysia Berani Menikah Dini

Fimela diperbarui 10 Des 2013, 15:00 WIB

Pernikahan bukanlah sebuah hal yang gampang. Dalam sebuah pernikahan, suami istri akan diikat sebuah janji untuk selalu setia sehidup semati. Menjalani sebuah pernikahan juga tidak mudah karena akan banyak halangan dan ujian yang datang untuk melihat kekuatan cinta mereka. Dibutuhkan kematangan usia dan kesiapan mental antara dua orang untuk menikah.

Di Indonesia, menurut BKKBN, usia matang seseorang untuk menikah adalah wanita minimal 20 tahun dan pria minimal 25 tahun. Diharapkan dalam usia tersebut, seseorang sudah matang fisik dan mentalnya untuk menghadapi perkawinan. Namun ada sepasang kekasih di Malaysia yang memilih untuk menikah di usia yang sangat muda.

Pasangan ini adalah Haikal Farith Mohd Shah dan Nur Hazwani. Keduanya masih berusia sangat muda. Haikal adalah remaja pria berusia 15 tahun dan Nur adalah gadis remaja berusia 16 tahun. Mereka baru saja melangsungkan pernikahan beberapa waktu lalu.

Haikal mengatakan bahwa dalam satu pernikahan, usia bukanlah faktor untuk menentukan apakah dia sudah siap menjadi suami atau berumah tangga. Meskipun masih sangat muda, dia akan bekerja keras untuk menjadi suami terbaik bagi istrinya. Dia juga akan memastikan bahwa pernikahan ini akan bertahan sepanjang hidupnya.

Meskipun banyak yang tidak setuju, namun mereka tetap maju dan melakukan pernikahan tersebut. Haikal memberikan mas kawin senilai Rp 740 ribu dan uang hadiah pernikahan sebesar Rp 18 juta kepada istrinya seperti yang dilansir oleh Merdeka.com (10/12). Ayah Haikal juga memberikan dukungan dengan cara membantunya meminta izin kepada Pengadilan Syariah untuk mengadakan pernikahan ini.

Memang menikah muda atau tidak adalah pilihan setiap orang. Namun ada baiknya kita memperhatikan faktor kematangan fisik dan mental sebelum memutuskan untuk menikah. Menikah muda juga menjadi salah stu hal terbaik untuk menghindari seks bebas. Apa pendapat Anda tentang hal ini ladies?

 

(vem/sir)
What's On Fimela