Menyimpan Tahu? Ini Dia Caranya

Fimela diperbarui 04 Agu 2014, 21:30 WIB

Jika Anda suka sekali dengan bahan makanan sumber protein berupa olahan kedelai bernama tahu, maka tips berikut mungkin akan berguna untuk Anda, apalagi jika Anda merupakan seorang pemula dalam hal masak-memasak.

Seringkali tahu yang baru dibeli dari pasar memiliki bau asam karena terlalu lama dibiarkan. Jika Anda tidak menyimpannya dengan baik, maka tahu bisa basi dan tidak bisa diolah lagi. Nah, untuk menghindari hal itu terjadi, maka tips dari www.wikihow.com berikut mungkin akan berguna

1. Taruh tahu pada sebuah wadah

Setelah membeli tahu, jika Anda tidak ingin langsung mengolahnya, maka sebaiknya ditempatkan pada wadah lain yang cukup dalam. Anda bisa menggunakan wadah kaca atau baskom kecil.

2. Buang air yang ada bersama tahu

Air yang dibeli bersama tahu biasanya sudah keruh dan kotor, untuk itu sebaiknya dibuang saja. Air yang tidak dibuang segera hanya akan membuat tahu berbau dan berasa asam. Jadi ganti dengan air yang baru.

3. Ganti air tersebut dan tuang dengan air bersih

Tuang air bersih perlahan agar tahu tidak hancur. Ini bertujuan untuk menetralisir dan menghilangkan bau asam serta mencegah tahu berasa asam. Biarkan air merendam tahu seluruhnya, jangan ada yang tersisa.

4. Simpan di tempat terbuka atau di kulkas

Tempatkan pada area terbuka dan jangan ditutup rapat, karena tahu juga butuh udara untuk bisa mengeluarkan fermentasi dari dalam tahu. Jika tahu di dalam wadah di tutup saat tidak terendam seluruhnya, maka kan menyebabkan tahu berjamur sehingga tidak bisa dipakai dan berbau tidak sedap.

Jika ingin menutupnya rapat, boleh saja, asal Anda masukkan dalam kulkas untuk menghindari jamur. Jika sudah ingin menggunakannya, maka bisa langsung diambil dari air rendamannya. Mudah bukan Ladies?

 

(vem/feb)