Sedih, Bocah 11 Tahun Bunuh Diri Setelah Pamit Mengerjakan PR

Fimela diperbarui 25 Jan 2015, 16:10 WIB

Sebagai orang tua, kita memang punya kewajiban untuk selalu memonitor perkembangan anak. Hanya saja pasti ada hal-hal yang masih luput dari perhatian orang tua. Tingkah laku dan kepribadian anak pun bisa dipengaruhi banyak hal, dari faktor dalam maupun luar. Dan tindakan seorang anak bisa sangat di luar dugaan kita sebagai orang tua.

Sebuah kejadian yang menyedihkan dialami oleh ibu Jamie Gant. Dilansir dari mirror.co.uk, Jamie Gant, bocah berusia 11 tahun ini ditemukan gantung diri di kamarnya setelah beberapa menit sebelumnya pamitan akan mengerjakan PR. Tragedi yang terjadi pada tanggal 28 September 2014 lalu ini pun menimbulkan tanda tanya besar.

Jamie sebenarnya dikenal sebagai anak populer dan periang di sekolahnya. Bahkan tak ada tanda-tanda jika Jamie punya masalah atau merasa tertekan. Fakta bahwa Jamie memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri pun sama sekali tidak pernah diduga oleh siapapun.

Sersan detektif Tom Herbert menyampaikan bahwa tak ada tanda-tanda yang dianggap sebagai penyebab bunuh dirinya Jamie. "Semua orang menganggap Jamie sebagai bocah yang sangat bahagia, populer, dan dia baru saja mulai bermain rugby yang sangat ia gemari. Tak ada tanda-tanda ia sedang dalam keadaan tidak bahagia," papar Tom. Orang tua Jamie pun berkata bahwa Jamie juga tak memperlihatkan ada tanda-tanda menjadi korban bullying.

Setelah sang ibu menemukan Jamie gantung diri di kamarnya, ia segera membawa putranya tersebut ke Bath's Royal United Hospital. Namun, sayang nyawa Jamie tak terselamatkan.

Sungguh sangat disayangkan, ya Ladies. Jamie yang masih sebelia itu dan punya harapan masa depan yang cerah malah memutuskan untuk bunuh diri. Semoga tragedi ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih memperhatikan tumbuh kembang anak.

(vem/nda)