Polisi Biarkan Remaja Tenggelam Karena Mereka Tidak Terlatih Menyelam

Fimela diperbarui 17 Apr 2015, 11:34 WIB

Ketika Anda melihat seseorang di hadapan Anda sedang menghadapi bahaya, tentunya sebisa mungkin Anda akan membantunya bukan? Namun, jika bahaya tersebut juga bisa mengancam keselamatan dan nyawa Anda, apa yang akan Anda lakukan?

Dilansir dari laman dailymail.co.uk, seorang remaja 19 tahun bernama Moses Yitzchok dari Stamford Hill, London, harus kehilangan nyawa setelah tenggelam saat berenang di sebuah kolam di Hampstead Heath, London pada Rabu (15/04/2015) pukul 17.30 waktu setempat.



Menurut beberapa laporan, karena cuaca  di London cukup panas yakni bersuhu 25 derajat celcius, remaja dan ke empat temannya memutuskan untuk berenang. Tapi naas, meskipun cuaca cukup panas, air kolam sangat dingin dimana suhunya di bawah 8 derajat celcius. Karena air yang dingin ini, Moses diperkirakan mengalami serangan jantung dan ia tak bisa mengendalikan diri di dalam air hingga akhirnya tenggelam.

Perlahan, tubuhnya tenggelam ke dalam air. Teman yang mengetahui ini lalu segera menghubungi polisi setempat untuk meminta bantuan. Namun sayang, setelah sampai di lokasi tenggelamnya Moses, polisi hanya berdiri di pinggir kolam.



Teman-teman Moses berusaha untuk menyelam ke dalam kolam untuk mencari remaja 19 tahun tersebut. Lagi-lagi, polisi hanya berdiam diri di tepi kolam tanpa memberi bantuan apapun. Pihak medis yang datang juga terlihat hanya melihat anak-anak remaja teman Moses mencari temannya yang tenggelam di kolam yang sangat dingin.

Teman-teman Moses terlihat panik dan khawatir terjadi sesuatu yang buruk terjadi pada Moses. Itulah sebabnya mereka segera berenang dan menyelam mencari Moses. Namun usaha anak-anak ini sia-sia, Moses tidak mereka temukan karena kondisi air kolam yang cukup dalam dan lumayan keruh.



Saat peristiwa tersebut, polisi mengaku tidak menyelam dan menyelamatkan Moses karena bagi mereka, mereka tak dilatih untuk menyelamatkan orang tenggelam dengan menyelam. Polisi memutuskan untuk tetap melihat dan menunggu bantuan dari ahli datang.

Hingga pada pukul 23.00 malam waktu setempat, Moses berhasil dievakuasi dan ditemukan beberapa meter di dasar kolam. Sekitar 10 polisi dan 20 kru dari medis serta pemadam kebakaran ada di sana untuk mengevakuasi tubuh Moses.



Polisi rupanya telah mendatangkan beberapa penyelam profesional untuk menemukan Moses dari dasar kolam. Saat ditemukan, Moses dilaporkan sudah tak bernyawa lagi.

Semoga, peristiwa ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua Ladies. Meskipun kita menganggap sebuah tempat aman, kita tetap harus berhati-hati di tempat tersebut agar hal buruk tidak terjadi. Dan lagi, ketika kita tidak bisa membantu orang lain yang sedang ditimpa musibah dengan diri sendiri, sesegera mungkin cobalah untuk menghubungi orang lain yang bisa memberikan pertolongan ya.

(vem/mim)