Yuk, Kenali Apa Itu Preeklampsia dan Lakukan Pencegahannya untuk Kehamilan yang Sehat dan Aman

Fimela diperbarui 28 Okt 2015, 19:00 WIB

Selama masa kehamilan, asupan nutrisi yang kita konsumsi harus benar-benar kita perhatikan. Sebab nutrisi selama masa kehamilan tidak hanya bermanfaat untuk bayi yang ada dalam kandungan,  tetapi juga berperan dalam mencegah berbagai komplikasi dalam kehamilan.  Salah satu komplikasi kehamilan yang perlu kita waspadai adalah preeklampsia.

Disebutkan dalam laman www.webmd.com, preeklamsia merupakan suatu kondisi medis pada ibu hamil, bersalin dan dalam masa nifas yang terdiri dari proteinuri (peningkatan kadar protein pada air seni), hipertensi (peningkatan tekanan darah), dan edema (bengkak), yang kadang-kadang disertai konvulsi (kejang) sampai koma. Preeklampsia merupakan penyebab kematian kedua terbesar pada kehamilan di dunia.

Karena dampaknya yang sangat berbahaya inilah, Bunda, kita perlu melakukan langkah pencegahannya agar kita terhindar dari komplikasi ini selama kehamilan. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah preeklampsia ini adalah dengan rajin mengonsumsi probiotik (bakteri baik). Pasalnya, sebuah hasil studi menunjukkan bahwa wanita hamil yang sering mengonsumsi susu atau makanan dengan kandungan probiotik akan mengurangi kemungkinan menderita komplikasi kehamilan akhir atau preeklampsia.

Selanjutnya, Anda juga mengasup tambahan kalsium bagi tubuh. Sebab, hasil studi menunjukkan bahwa dengan tercukupinya kebutuhan kalsium dapat mengurangi risiko hipertensi yang terjadi pada masa kehamilan. Anda juga perlu mengurangi konsumsi garam yang bisa menyebabkan meningkatnya tekanan darah selama kehamilan.

Selain itu, sebagai langkah antisipasi untuk mengetahui apakah Anda mengalami preeklampsia atau tidak, Anda bisa melakukan pemeriksaan dan konsultasi pada dokter kandungan Anda. Biasanya dokter akan memeriksa tekanan darah, jumlah urin dan tes darah jika diperlukan.

Setelah mendapatkan hasilnya dan ternyata Anda terbukti mengalami preeklampsia, tidak perlu khawatir dan berkecil hati. Sebab, preeklampsia dapat disembuhkan jika diketahui lebih awal dan mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter.

Nah, Bunda, kita pasti mengharapkan proses kehamilan dan persalinan yang aman dan lancar tanpa halangan. Semoga, informasi ini bermanfaat dalam menambah pengetahuan kita seputar preeklampsia dan bisa melakukan langkah pencegahan yang tepat agar kita terhindar dari masalah ini selama masa kehamilan, ya.

(vem/ama)
What's On Fimela