Bahaya, Terlalu Serius Dan Kurang Senyum Bisa Memicu Gangguan Mental

Fimela diperbarui 29 Jan 2016, 12:20 WIB

Setiap orang memang perlu serius menjalani apa yang ia kerjakan agar mendapat hasil maksimal atas usahanya. Banyak orang bahkan harus belajar dan mendalami keterampilan tertentu secara serius jika ingin sukses.

Tapi serius juga perlu punya batas ladies, kamu tak bisa selalu menyikapi semua hal secara serius. Santai juga dibutuhkan, apalagi untuk menghadapi kehidupan yang seringkali tak sesuai harapan. Ada banyak penelitian yang menyatakan bahwa tertawa lebih sering justru baik untuk kesehatan fisik dan mentalmu.

Tertawa akan memicu pelepasan hormon bahagia semacam endorfin dan serotonin yang membuatmu lebih rileks. Tertawa dan tersenyum lebih sering akan membantu melepaskan stres dalam tubuh, membuat syaraf otak lebih bisa mencerna informasi yang masuk ke dalam otak. Tertawa juga jadi obat alami mencegah depresi dan sakit hati.

Itulah mengapa orang yang berpikiran kaku dan terlalu serius menanggapi sesuatu akan lebih mudah tersinggung, mudah kesal, menyimpan perasaan sakit hati dan menggerutu. Jadi, jika ingin punya hidup yang lebih bahagia, don't be so serious.

Kamu butuh hiburan, liburan dan mengerti tentang humor. Tertawalah lebih sering, bercanda bersama teman, nonton program komedi atau membaca komik akan membuatmu lebih bisa melihat hidup dari berbagai sisi. Kamu akan mengerti bahwa hidup tak selalu harus serius, hal-hal sepele dan terlihat  bodoh pun punya manfaat tersendiri untuk membuatmu lebih bahagia.

Punya pikiran terbuka dan fleksibel terhadap apa pun yang mungkin terjadi akan membuat hidupmu lebih mudah. Kamu jadi lebih tahan banting, tahan menghadapi masalah yang sulit dan membuatmu bisa belajar banyak tentang dan yang paling penting adalah bisa menjaga kesehatan mental, kamu jadi tetap waras dan nggak gampang stres.

(vem/feb)