Cara Membagi Tugas dengan Pasangan Saat Merencanakan Pernikahan

Fimela diperbarui 24 Jan 2017, 13:30 WIB

Merencanakan pernikahan tidak bisa dilakukan seorang diri. Anda perlu bantuan orang lain, terutama calon pendamping Anda. Berikut 3 saran untuk berbagi tugas dengan pasangan, sehingga segala prosesi pernikahan menjadi benar-benar milik Anda, si dia, dan kalian.

    Buat Daftar

    Waktunya untuk duduk berdua, lihat daftar “tugas” yang ada bersama-sama, dan tandai hal-hal apa saja yang Anda bisa kerjakan. Misal, calon suami bertanggung jawab membuat desain undangan, Anda mencari pilihan vendor entertaiment yang akan tampil, sedangkan kue pengantin dan katering dicari dan menjadi tanggung jawab bersama. Ingat untuk mencatat semua tugas hasil diskusi.

    Bagikan dan Lakukan

    Kembali ke daftar prioritas tugas dan bagi menjadi tiga kolom, “Saya”, “Dia”, dan “Kita”. Tentukan hal-hal apa saja yang Anda ingin lakukan secara bersama, misal cek lokasi dan mencoba menu makanan. Lalu bagikan sisanya, pilih tugas yang masing-masing paling sukai dan sisanya dibagi rata.

    Sekarang Anda dan pasang sudah punya tugasnya masing-masing. Tapi tentu saja untuk keputusan terakhir tetap saja dibutuhkan persetujuan bersama, supaya tidak akan ada kejutan-kejutan tak terduga di hari-H.

    Bantuan dari Luar

    Terakhir buatlah daftar tugas yang bisa diserahkan kepada orang lain, misal membungkus souvenir, atau membuat website pernikahan. Anda bisa meminta bantuan kepada keluarga, kerabat, sahabat, atau bahkan vendor pernikahan profesional.

Semoga dengan pembagian tugas dalam menyiapkan pesta pernikahan, maka bebannya akan menjadi lebih ringan. Semoga lancar ya Ladies, persiapan pernikahannya.

(vem/Bridestory/apl)