Tiada Kata Terlambat Untuk Jatuh Cinta, Pasangan Ini Buktinya

Fimela diperbarui 15 Mei 2017, 11:30 WIB

Jatuh cinta bisa menyerang siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Tak harus anak muda, perasaan cinta juga bisa datang dan menyerang orang-orang yang sudah lanjut usia. Bahkan, cinta para lansia ini bisa dibilang cinta yang begitu indah, romantis dan bikin terenyuh. Seperti halnya cinta yang datang pada pasangan kakek nenek asal negeri tetangga, Singapura berikut ini.

Dikutip dari laman straitstimes.com, pasangan kakek nenek yang saling jatuh cinta dan meresmikan hubungan mereka dalam akad nikah yang bahagia adalah kakek Ismail Sapuan (62) dan Mariah Abdul Hamid (74). Meski telah sama-sama berusia senja, keduanya tetap yakin dan tulus untuk membangun rumah tangga bersama sampai ajal memisahkan mereka.

Pasangan ini sendiri pertama bertemu pada bulan Maret 2017 di sebuah rumah sakit setempat. Saat itu, keduanya sama-sama sedang memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Tak disangka, pertemuan tersebut membuat keduanya semakin dekat. Keduanya lalu beberapa kali mengunjungi rumah sakit yang sama bersama-sama, jalan dan makan berdua bersama di food court.

Merasa telah saling cocok dan berjodoh, kakek Ismail pun melamar nenek Mariah. Keduanya lalu menikah di Masjid Al-Ansar di Bedok Utara, Singapura beberapa waktu lalu. Beberapa kerabat dan saudara menghadiri pernikahan tersebut. Baik mempelai maupun tamu undangan, semua terlihat  bahagia dengan pernikahan yang digelar.

Tak hanya didukung kerabat dan keluarga, pernikahan pasangan pengantin yang telah lanjut usia ini juga didukung oleh masyarakat setempat. Beberapa anggota keluarga menyiapkan segala kebutuhan untuk pernikahan, ada yang bawa kue, bawa seserahan, bawa makanan hingga mendatangkan beberapa tamu yang juga telah berusia lanjut.

"Begitu mendengar mereka akan menikah, para teman dan tetangga serta kerabat saling membantu menyiapkan pernikahan tersebut. Kami bergotong royong melakukan yang terbaik untuk kelancaran pernikahan bahagia ini," ungkap seorang kerabat Mariah.

Rosmawati Jamalik, putri nenek Mariah mengatakan, "Kami bahagia akhirnya ibu kami menikah lagi dan menemukan pria yang mencintainya. Mereka adalah pasangan yang serasi dan lucu. Mereka sekarang bisa saling mengandalkan, melindungi dan merawat satu sama lain. Dia lebih bahagia sekarang karena dia memiliki seorang suami setelah sekian lama memilih sendiri setelah ayah meninggal dunia."

Nenek Mariah merupakan seorang janda yang ditinggal meninggal suaminya 29 tahun lalu karena penyakit kanker. Sedangkan kakek Ismail, ia juga merupakan seorang duda yang ditinggal meninggal istrinya. Nenek Mariah sendiri merupakan istri keenam untuk kakek Ismail. Sementara Ismail, ia adalah suami ketiga untuk nenek Mariah.

(vem/mim)
What's On Fimela