Memarahi Anak yang Nakal Justru Bisa Meningkatkan Kenakalannya

Fimela diperbarui 19 Jul 2017, 11:00 WIB

Anak-anak yang sulit dinasehati, terlalu aktif dan nakal adalah suatu perilaku yang wajar. Hanya saja, ada batas kewajaran di mana seharusnya anak nakal dan tidak mematuhi nasehat orang tua. Ketika mendapati anak nakal, menang sendiri, tidak mau mendengarkan nasehat orang tua atau bahkan membantah, usahakan agar tidak memarahinya dengan kasar moms.

Studi terbaru yang dilakukan oleh para ahli di Amerika menyebutkan bahwa memarahi anak ketika mereka berperilaku menyimpang atau nakal bukan solusi terbaik agar anak kembali berperilaku baik. Orang tua yang sering marah-marah, memberi hukuman dan menyiksa anak ketika mereka berlaku nakal, ini justru akan membuat anak semakin nakal dan kebal nasehat.

Dikutip dari laman asiantown.net, anak-anak adalah sosok yang perlu dinasehati dengan lemah lembut, sabar dan penuh pengertian. Umumnya, anak-anak adalah sosok yang mudah tersentuh ketika ia dinasehati dengan baik-baik, pelan-pelan serta penuh kasih sayang.

Penelitian lain yang dilakukan di Jerman juga mengungkapkan bahwa anak-anak yang sering mendapat hukuman saat melakukan kesalahan atau berperilaku nakal, dari hari ke hari kenakalan yang ia lakukan akan semakin parah. Ia pun akan kebal terhadap nasehat orang tua. Yang lebih mengerikan lagi, anak yang hidup di keluarga kaku (terlalu kasar) tidak sedikit yang akan berperilaku kasar pula ketika ia berada di luar rumah baik di sekolah maupun lingkungan bermainnya.

Andreas Eder, profesor dari Institut Psikologi Umum Universitas Wurzburg di Jerman mengatakan, "Hukuman bukan tindakan yang benar ketika anak berbuat kesalahan. Hukuman bahkan tidak sepenuhnya bisa mencegah anak untuk kembali berbuat nakal. Dengan hukuman, tidak jarang anak justru akan semakin nakal dan berperilaku kurang baik."

Agar anak menjadi pribadi yang ramah, baik dan sopan serta santun, penting bagi orang tua untuk mengasuhnya dengan sikap sopan, santun dan kasih sayang penuh. Orang tua yang ramah secara tidak langsung akan membentuk karakter anak menjadi pribadi yang ramah pula.

Ketika anak melakukan kesalahan, jangan langsung memberinya hukuman. Tanyakan dan cari tahu apa kesalahannya, nasehati dengan baik-baik dan mintalah anak agar tidak melakukan kesalahan yang sama ke depannya. Mengasuh dan meyakinkan anak dengan baik-baik dan kelemah lembutan, ini akan membentuk perilaku anak yang baik dan lemah lembut pula.

(vem/mim)