Ini Dia Aturan Tepat Berolahraga Bagi Ibu Hamil, Perhatikan ya Moms!

Fimela diperbarui 19 Des 2017, 11:30 WIB

Agar persalinan dilakukan secara normal, biasanya para ibu hamil dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki. Namun, moms juga harus memperhatikan aturan yang benar ketika melakukan aktivitas fisik, agar tidak terjadi masalah pada janin.

dr. Irvan Adenin, SpOG(K), Konsultan Fetomaternal dari RSAB Harapan Kita mengatakan, ibu hamil idealnya dalam sehari berjalan kaki sekitar 30 menit dan tidak boleh berhenti.

"Kalau kita ikutin itu, badan kita sehat. Awalnya mulai 2 kali seminggu, 3 kali seminggu. Ini tidak menjadi pendarahan. Ini membuat orang dapat cepat melahirkan normal dan menghindari kelahiran operasi," ujar Irvan saat ditemui di acara Ngobras, Jakarta.

Lalu kapan waktu yang diperbolehkan untuk ibu hamil memulai berolahraga? Dr. Irvan mengatakan waktu yang tepat untuk olahraga ringan setelah trimester pertama. Sebab waktu ini dikatakan aman karena ibu hamil sudah melewati fase mual dan muntah.

"Tiga bulan pertama itu orang mual muntah. Ikuti saja, tanda-tanda alam. Tiga bulan pertama jangan terlalu banyak aktivitas. Placenta itu nempel banget pada 16 minggu. Kalau sudah nyaman, 16 minggu bisa melakukan jalan pagi selama 30 menit," tambahnya.

Nah, moms yang perlu digaris bawahi dan terpenting ketika melakukan olahraga ialah tidak membuat janin kontraksi dan membuat ibu hamil merasa sakit. Ini agar menghindari kelahiran janin sebelum waktunya.

(vem/asp/feb)