Awas, Stres Bisa Meningkatkan Risiko Rambut Mudah Beruban

Fimela diperbarui 10 Okt 2018, 15:39 WIB

Rambut beruban atau rambut berubah menjadi putih adalah salah satu hal yang sering kali membuat banyak orang khawatir dan merasa kurang percaya diri. Rambut beruban juga menjadi hal yang sangat dihindari karena akan membuat seseorang merasa lebih tua dari usianya.

Untuk mengatasi masalah uban sendiri, sebagian orang akan mengatasinya dengan cara instan yakni mewarnai rambut atau pun dengan perawatan rambut alami dengan memakai masker rambut. Mengenai rambut beruban, sebenarnya ini menjadi hal yang wajar dialami.

Melansir dari laman klikdokter.com, ada beberapa penyebab dari risiko rambut beruban. Penyebab tersebut mulai dari pola hidup tidak sehat, adanya riwayat genetik, kamu termasuk etnis Kaukasia, akibat melakukan kemoterapi, rambut berwarna merah alami, akibat kebiasaan merokok, kurangnya asupan nutrisi bagi rambut, risiko diabetes dan masalah tiroid, risiko penyakit jantung dan stres.

Ya, para ahli menyebutkan jika stres dan depresi bisa meningkatkan risiko rambut beruban. Tak hanya rambut beruban, stres juga bisa meningkatkan risiko rambut rontok dan patah. Saat seseorang mengalami gangguan kecemasan, ini bisa membuat kepala lebih panas dan rambut beruban lebih cepat.

Agar terhindar dari risiko rambut beruban, pastikan untuk memiliki pola hidup sehat. Penuhi nutrisi rambut baik dari luar maupun dari dalam. Jaga kebersihan dan kesehatan rambut dengan lebih baik lagi.

(vem/mim)