Bagaimana Kemoterapi Sebabkan Rambut Rontok

Fimela diperbarui 16 Jul 2013, 21:16 WIB

Istilah kemoterapi tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Banyak penderita kanker payudara yang juga sudah menempuh cara ini sebagai upaya penyembuhan.

Walaupun memang, kemoterapi atau cara yang lainnya pun tidak akan menjamin kalau kanker payudara tidak akan datang lagi. Namun berikhtiar harus dilakukan.

Satu hal yang selalu kita perhatikan dari penderita kanker adalah rambut mereka. Ada yang berbeda?

Ya, rambut penderita yang mengalami kemoterapi akan mengalami kerontokan secara perlahan. Bagaimanakah sebenarnya hal ini terjadi? Kenapa kemoterapi mengakibatkan efek samping ini?

Menurut breastcancer.org, cara kerja kemoterapi bisa mengenai sel target, yaitu sel kanker, atau juga sel-sel yang sehat.

Nah, sumber yang sama lebih lanjut menyatakan bahwa hair follicles atau folikel rambut adalah salah satu sel yang sangat cepat berkembang di dalam tubuh.

Dalam keadaan normal, folikel rambut akan membelah setiap 23 sampai dengan 72 jam sekali. Namun, dengan adanya efek kemoterapi, folikel-folikel ini akan rusak.

Beberapa minggu setelah kemoterapi selesai, rambut perlahan akan rontok. Di saat-saat inilah wanita memerlukan seseorang yang selalu menemani dan mensupportnya.

Ladies, mungkin pelajaran juga bagi kita semua ketika nantinya kita menemui penderita yang mengalami kerontokan rambut. Tidak perlu lah menanyakan tentang kerontokan rambut mereka.

Justru, yang harus kita berikan adalah motivasi. Bahwa mereka harus memiliki semangat untuk sembuh.

Oleh: Septia Ningrum


(vem/sfg)
What's On Fimela