Siapa bilang jerawat hanya bisa terjadi pada remaja dan orang dewasa? Bayi yang baru lahir pun bisa mengalami masalah jerawat. Apakah ladies pernah menemui bayi yang berjerawat?
Jerawat pada bayi adalah suatu hal yang wajar. Jerawat pada bayi biasanya tumbuh setelah bayi berusia beberapa minggu.
Jerawat yang muncul pada kulit muka bayi mirip dengan jerawat pada remaja, yaitu berwarna merah. Jerawat pada bayi biasa muncul pada dagu, dahi, bahkan di punggung. Jerawat ini akan lebih banyak dan berwarna lebih merah jika bayi berkeringat atau kulitnya mengalami iritasi karena tumpahan susu, kain, atau benda lainnya.
Seperti yang dikutip dari laman babycenter.com, jerawat yang timbul pada kulit bayi bukanlah benar-benar jerawat seperti yang dialami oleh remaja. Bintik kemerahan yang menyerupai jerawat ini bernama milia, dan akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa minggu.
Diduga kuat penyebab terjadinya jerawat pada bayi ini adalah hormon dari ibu yang diterima bayi di akhir masa kehamilan. Selain itu, jerawat ini bisa juga terjadi karena obat-obatan tertentu yang diberikan kepada bayi.
Untuk mengatasi jerawat pada bayi ini, ladies harus rajin menjaga kebersihan kulit si kecil dengan mengelap muka bayi dan menyabunnya dengan sabun khusus bayi. Hati-hatilah dalam menyabun agar tidak mengenai mata si kecil. Setelah itu, keringkan dengan handuk bertekstur secara perlahan.
Oleh: Pravianti Ayu Mirantiraras
(vem/ova)