Hello, Bunda! Apakah Bunda pernah merasa frustasi karena bayi Anda tidak mengerti apa yang Anda katakan? Kemudian, Bunda berandai-andai jika ada suatu cara yang membuat si kecil memahami Anda. Bunda bisa menghela nafas mulai sekarang!
Dilansir dari situs babycenter.com, bayi yang bahkan belum mampu berbicara sudah mampu memahami bahasa. Kemampuan motorik dan memahami bahasa memang datang sebelum dia mampu memproduksi kata, karena itulah bayi sering menunjukkan mimik tertentu untuk menunjukkan emosinya.
Lalu bagaimana Bunda bisa berinteraksi dengannya?
Seorang ahli perkembangan anak, Joseph Garcia, mengajari bayi-bayi untuk menggunakan “sign language” atau bahasa isyarat. Awalnya, bahasa isyarat digunakan untuk mengajari anak tunarungu untuk dapat berkomunikasi.
Garcia kemudian juga menemukan bahwa dengan menggunakan bahasa isyarat, dapat mengurangi depresi pada Bunda dan bayi. Dengan berkomunikasi dengan bahasa isyarat, Bunda akan bisa memahami apa yang diinginkan oleh bayi dan begitu pula sebaliknya.
Bunda tidak perlu terus-menerus berteriak untuk membuat si kecil memahami maksud Anda. Terlebih lagi, sing language pada anak normal juga akan merangsangnya untuk mengakuisisi kosa kata dengan lebih mudah.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Garcia, penggunaan bahasa isyarat bukanlah sebagai pengganti bahasa verbal namun sebagai penguat penguasaan kosa kata yang dipahami oleh bayi. Saat bayi Bunda membuat hubungan antara sebuah kata dengan bahasa isyaratnya, dia belajar lebih dalam tentang kata tersebut.
Dengan satu dua kata kunci yang mampu dia pahami, Bunda akan mulau bisa mengajaknya mengobrol sedikit demi sedikit. Ketika si kecil merespon, maka komunikasi ini akan menjadi komunikasi dua arah.
Nah, bagaimana Bunda? Tertarik untuk mengajarinya sign language?
Kustin Ayuwuragil D
(vem/ova)