Muslim Lifestyle Festival, Pameran yang Suguhkan Gaya Hidup Halal

Meita Fajriana diperbarui 01 Sep 2019, 15:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Seiring perkembanggan dunia bisnis, halal lifestyle telah menjadi tren dunia sekaligus gaya hidup masyarakat. Hal itu ditandai dengan meningkatnya perkembangan ekonomi syariah dan industri halal dunia dari waktu ke waktu.

Tren halal juga semakin berkembang setelah negara-negara dari OIC (Organisation of Islamic Cooperation) memfokuskan diri dalam pengembangan pasar produk halal seperti kosmetik, makanan, pakaian, pendidikan, pariwisata, dan bahkan properti. Tanpa disadari, gaya hidup halal ternyata berpengaruh pada perekonomian suatu negara.

“Halal lifestyle berlaku bagi berbagai pihak. Gaya hidup halal mampu secara nyata mendorong perekonomian nasional dan geliat dunia usaha," kata Perry Warjiyo Deputi Gubernur Bank Indonesia seperti rilis yang diterima Fimela, Minggu (1/9/2019).

Untuk itu hadirkanlah pameran industri dan gaya hidup halal terbesar dan terlengkap di Indonesia, Muslim Lifestyle Festival (Muslim Life Fest) 2019 di Jakarta Convention Centre. Berlangsungnya pameran ini dengan tujuan mengembangkan industri halal menjadi besar. 

Pameran ini akan menampilkan produk-produk halal dari 8 sektor yaitu sekolah berbasis islam, modest fashion, halal food, halal travel, property, halal cosmetic, halal media, dan startup berbasis syariah. Acara ini sekaligus juga sebagai wadah edukasi dan sosialisasi untuk mengenali esensi konsep halal yang sepenuhnya dapat diaplikasikan dalam segala sendi kehidupan.

“Pameran ini merupakan salah satu bentuk kontribusi pengusaha muslim terhadap Indonesia yang sedang mempersiapkan sebagai tuan rumah ekonomi dan keuangan syariah tahun 2024. Sebagai wadah mencerahkan agar umat tidak bingung,” kata Rachmat Surtanas Marpaung Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI).

Dalam pameran ini, disuguhkan juga serangkaian seminar dan workshop bisnis antara lain pelatihan ekspor, digital marketing, konseling bisnis tentang pengurusan legalitas usaha, sertifikat halal, HAKI, dan ISO. Selain itu, pameran ini diharapkan dapat memberikan peluang dan kesempatan yang luas bagi pengusaha yang ingin berkembang lewat forum bisnis, investor forum, dan business matching dengan internasional buyers.

Bagi para startup, bisa memanfaatkan kesempatan mengikuti ajang kompetisi social entrepreneurship. Untuk kalangan muslimah, bisa bergabung dalam kegiatan hijabbers gathering yang akan mengupas tuntas soal karya dan kreativitas muslimah dalam menghidupkan gaya hidup halal.

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Wadah mencari pekerjaan dan pendidikan Islam

Halal lifestyle. (Foto: Dok. Halal Lifestyle Festival)

Sejumlah perusahaan muslim juga membuka kesempatan “Job fair” bagi pencari kerja yang ingin meningkatkan karir. Sedangkan LPPOM MUI mengadakan Olimpiade Halal bertajuk “Produk Halal Pilihan Generasi Millenial” yang rencananya akan diikuti oleh 2000 siswa SMA/sederajat se-Jakarta.

Bagi para orang tua yang ingin mengenal lebih dalam tentang pendidikan Islam yang berorientasi global, PULDAPIA menghadirkan Islamic Education Fair “PULDAPIA EXPO” yang menampilkan lebih dari 50 sekolah berbasis Islam mulai dari tingkat SMP, SMA, boarding school, pondok pesantren, dan sekolah tahfiz.

 

3 dari 3 halaman

Pusat Jajanan Halal

Halal lifestyle. (Foto: Ella Olsson/ pexels.com)

Dalam kesempatan tersebut juga, dihadirkan talkshow bertajuk Kiat Masuk Universitas Madinah denganmengundang narasumber langsung guru besar Universitas Islam Madinah, Syaikh Abdurrozaq As-Shoidy serta tim seleksi penerimaan mahasiswa untuk sekolah tersebut.

Untuk makanan dan minuman, ada Pusat Jajajanan Halal yang menampilkan 30 brand kuliner bersertifikasi halal. Yang unik di sini, kamu akan diperkenalkan profesi khusus untuk peracik makanan halal yang ternyata juga telah mendapatkan sertifikasi kompetensi food handler. Seluruh tenant yang terlibat di Pesta Jajanan Halal produknya telah memiliki sertifikasi Halal MUI.

#GrowFearless with Fimela