Reebok Lansir Sepatu Lari Ramah Lingkungan Berbahan Dasar Tanaman

Vinsensia Dianawanti diperbarui 05 Des 2019, 18:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Sepatu lari yang tepat bisa menunjang aktivitas olahraga lari yang maksimal. Salah satu merek sepatu lari yang terkenal, Reebok terus berinovasi lewat produk terbarunya.

Kini, Reebok melirik bahan dasar tanaman untuk memproduksi sepatu lari terbarunya. Adalah Forever Floatride GROW yang menjadi sepatu lari pertama berbahan dasar tanaman sekaligus menjadi bagian dari koleksi berkelanjutan dari Reebok.

Desain baru yang akan diluncurkan pada musim gugur 2020 ini dibangun dari upaya berkelanjutan Reebok sebelumnya pada koleksi alas kaki Cotton + Corn.

"Koleksi Cotton +Corn menjadi langkah pertama Reebok dalam membuat sepatu dari tanaman. Sekarang, kami menciptakan kembali menciptakan Forever Floatride Energy yang menggunakan bahan-bahan alami untuk menciptakan apa yang kami rasa paling berkelanjutan pada sepatu lari," ujar Presiden Merek Reebok Matt O'Toole.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Pengganti plastik

Pertama kali, Reebok lansir sepatu lari yang ramah lingkungan (Foto: news.reebok.com)

Setiap inci dari Forever Floatride GROW menggabungkan praktik berkelanjutan terbaik. Dimulai dari midsole castor bean, sockliner foam alga, hingga bagian atas yang dibuat dari pohon eucalyptus dan outsole karet alam. Penggunaan bahan-bahan alami ini dinilai telah memenuhi standar kinerja yang tinggi untuk ukuran sepatu lari. Dilengkapi dengan bantalan yang ringan dan sol fleksibel.

Dengan teknologi Forever Floatride GROW, Reebok mengganti plastik berbahan dasar minyak dengan tanaman. Selama tiga tahun, Reebok mengembangkan teknologi ini. Tantangan yang paling menantang adalah membuat sepatu dari bahan nabati namun tetap mampu menunjang kebutuhan pelari.

3 dari 3 halaman

Simak video berikut ini

#GrowFearless with Fimela