Ini yang akan Terjadi pada Tubuh Ketika sedang Dilanda Stres

Fimela Editor diperbarui 11 Feb 2020, 10:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Stres dapat membuat kamu merasa panik, kewalahan, bahkan menangis. Penilitian baru menunjukkan bahwa stres juga dapat mendatangkan malapetaka serius pada tubuh. Stres dapat mempengaruhi tubuh di banyak area berbeda, yang beberapa di antaranya mungkin tidak terlihat.

"Sudah diketahui secara umum bahwa stres dan pemicunya dapat mempengaruhi kesehatan kita secara langsung," ujar Dr. Sherry Ross MD, pakar kesehatan wanita di Providence Saint John Health Center. Dari organ hati, otak, dan sistem kekebalan tubuh semua dapat terganggu. Stres dapat mengacaukan tubuh, baik dalam jangka pendek, jangka panjang, hingga permanen.

Penelitian selama beberapa dekade memberitahu bahwa stres dan rasa cemas dapat mempengaruhi organ, sistem saraf, organ perut, dan otak kita. Penyakit dan infeksi akan lebih rentan menyerang tubuh ketika kamu sedang stres. Hal ini akan membuat sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan dan melukai sel-sel. Penelitian terbaru menunjukkan stres juga dapat melukai usus, mempercepat tumbuhnya uban, bahkan mengecilkan otak.

Melansir dari Bustle.com, berikut penjelasan mengenai hal-hal yang akan terjadi pada tubuh jika kamu dilanda stres.

Mempengaruhi sistem kekebalan tubuh

Stres kronis dapat merusak pertahanan tubuhmu terhadap virus dan infeksi. Sebuah ulasan tentang efek stres pada tubuh yang diterbitkan dalam EXCLI Journal pada tahun 2017 menemukan bahwa studi telah menghubungkan stres dengan fungsi sistem kekebalan tubuh yang buruk. Ketika sedang stres, tubuhmu akan mengubah cara mengeluarkan hormon yang membantu sistem kekebalan tubuh. Ini dapat mengarah pada sesuatu yang disebut aktivasi kekebalan kronis, di mana sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan dan mulai menyerang sel-sel yang sehat.

Ini juga bisa berarti tubuh kamu menjadi lebih rentan terhadap penyakit dan pulih lebih lambat. Sebuah studi 2019 yang diterbitkan dalam Patogenesis Mikroba menemukan bahwa stres sebenarnya dapat membantu pertumbuhan bakteri yang membuat infeksi menjadi lebih buruk.

Mempengaruhi otak

"Bagi mereka penderita stres yang terus-menerus, komplikasi medis fisik dan mental jangka panjang dapat terjadi," ujar Dr. Ross. Stres dalam waktu lama dapat mempengaruhi otak, meningkatkan kemungkinan depresi, kecemasan, dan masalah kesehatan mental lainnya. Penelitian pada tahun 2018 menemukan bahwa orang yang stres menunjukkan penyusutan pada bagian otak. Stres dapat secara fisik menyebabkan perubahan struktural dan perubahan aktivitas yang signifikan.

 

2 dari 2 halaman

Mempengaruhi kesehatan jantung

Ilustrasi depresi (Foto: Free-Photos / 9091 foto Pixabay)

Stres dapat memberi banyak tekanan pada jantung. Ketika stres, jantung memompa lebih keras dalam mendistribusikan darah untuk memastikan kamu siap menghadapi ancaman dan ini dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang dari waktu ke waktu.

"Stres dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan detak jantung tidak teratur," ujar Dr. Ross. Orang yang stres lebih cenderung menunjukkan gejala penyakit kardiovaskular, serangan jantung, dan masalah jantung lainnya. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Circulation pada tahun 2019 juga menemukan bahwa ras memainkan peran dalam hubungan antara stres dan kesehatan jantung pada wanita selama hidup mereka.

Itulah hal-hal yang akan terjadi pada tubuhmu jika sedang dilanda stres. Semoga membantu, Sahabat Fimela.

 

Penulis: Rafinda Eki Puspitasari

#changemaker