Di Rumah Saja selama Pandemi Ini Sangatlah Penting

Endah Wijayanti diperbarui 22 Apr 2020, 09:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Mengubah rutinitas di tengah panedemi virus corona ini memang tidak mudah. Mengatasi rasa cemas dan was-was pun membuat kita tak nyaman. Kita semua pun berharap semua keadaan akan segera membaik. Melalui Lomba Share Your Stories: Berbagi Cerita tentang Pandemi Virus Corona ini Sahabat Fimela berbagai cerita dan harapannya di situasi ini. Langsung ikuti tulisannya di sini, ya.

***

Oleh: Ajeng Rara Tirta

Virus corona menjadi trending tropic sejak bulan Maret 2020 di Indonesia, bahkan di dunia virus ini sudah mewabah sejak tahun 2019. Oke, saya tidak akan menjelaskan virus ini lebih mendalam, karena sudah banyak artikel di situs berita online yang menjelaskan tentang ini.

Saya seorang istri, ibu, dan pegawai di salah satu institusi pemerintah. Ya, saya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) atau yang lebih dikenal dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selama virus corona menjadi momok masyarakat, institusi tempat saya bekerja memberikan surat edaran untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Tentu saja hal ini disambut baik bagi pegawai seperti saya. Karena dengan bekerja dari rumah, saya juga mendukung pemerintah untuk melakukan physical distancing sebagai anjuran untuk mengurangi penyebaran wabah corona.

Apa sih yang dilakukan di rumah selama work from home ataupun physical distancing? Banyak banget ternyata. Tidak hanya rutinitas dalam melakukan pekerjaan kantor yang harus dikerjakan dirumah, akan tetapi saya juga melakukan pekerjaan rumah selayaknya ibu rumah tangga, seperti membersihkan rumah, mencuci, dan menyetrika baju, juga mengurus anak.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Bertahan di Rumah untuk Sementara Waktu

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Am I happy? Absolutely! Saya bahagia sekali, karena ternyata melakukan pekerjaan rumah dan bekerja dari rumah membuat saya banyak gerak, tidak hanya menjadi tim rebahan. Tidak hanya itu, saya juga kerap kali membaca buku yang belum saya baca, ikut kelas olahraga seperti pound fit dan yoga melalui aplikasi video conference, merawat diri seperti maskeran rutin seminggu 3 kali, dan juga tentunya saya makin rutin untuk beribadah.

Apakah saya bosan? Tentu saja ada rasa bosan yang menghampiri, tapi karena sejak single saya terbiasa di rumah, keadaan seperti ini pun tidak menjadi masalah untuk saya. Lagipula saya yakin bahwa di dalam kondisi yang penuh ketidakpastian saat ini, lebih baik kita menghindar daripada mengobati. Setidaknya dengan di rumah saja, banyak aktivitas yang dapat kita lakukan agar tidak terjebak dalam rasa bosan, kita juga harus kreatif mencari cara baru bagaimana agar bosan itu tidak hinggap di dalam diri, karena seaman-amannya dan senyaman-nyamannya tempat berlindung ialah rumah yang kita tinggali.

#ChangeMaker