Cara Baru untuk Lebih Produktif Kerja dari Rumah Saat Pandemi Virus Corona

Meita Fajriana diperbarui 06 Mei 2020, 19:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Untuk mengurangi penyebaran virus corona, salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan kebijakan pembatasan sosial. Akibatkan bekerja dari rumah tidak terhindarkan. Kamu sudah harus menyesuaikan diri dengan sistem kerja yang tentunya berbeda ini.

Seperti dalam penelitian yang dilakukan Lenovo yang menyatakan bahwa dalam dunia bisnis, karyawan mulai beradaptasi dengan sistem kerja dari rumah. Sisten kerja ini tentunya dibantu oleh teknologi cerdas yang menjaga karyawan tetap terhubung dan bisnis tetap berjalan.

“Survei kami menunjukkan bahwa pengalaman karyawan sudah berubah dari sebelum pandemi ini. Kami melihat keinginan para pekerja untuk beradaptasi dan mengadopsi pengaturan kerja yang fleksibel. Kebanyakan orang merasa produktif di rumah dan percaya bahwa tenaga kerja akan bergerak lebih ke arah ini setelah krisis berlalu," kata Ronald Wong General Manager Lenovo untuk Hong Kong dan Makau.

Dengan adanya pola kerja baru ini, investasi perangkat teknologi cerdas akan semakin dibutuhkan perusahaan guna mendukung WFH. Pemerintah juga telah melakukan pengembangan teknologi yang pesat di era digital salah satunya dengan Peraturan Presiden (Perpres) No 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang didalamnya termasuk mengadaptasi sistem kerja WFH saat pandemi virus corona dengan memanfaatkan kanal-kanal digital.

“Lenovo memberdayakan para pekerja untuk dapat bekerja selayaknya di kantor dengan perangkat cerdas kami. Penggunaan teknologi cerdas dipadukan dengan aplikasi kolaborasi akan membantu pekerja meraih produktivitas selayaknya bekerja dari kantor. Di Lenovo, kami menyediakan teknologi cerdas untuk semua kalangan, baik profesional muda pemula hingga mereka yang membutuhkan perangkat dengan kecanggihan lebih,” kata Budi Janto, Country General Manager Lenovo Indonesia.

Berikut cara kerja baru dari Lenovo untuk kamu lebih produktif selama bekerja dari rumah di tengah pandemi virus corona, yang dirangkum Fimela, Rabu (6/5/2020).

1. Tetapkan jadwal kerja yang fleksibel

Mulai dan akhiri pekerjaan pada waktu yang sama setiap hari akan membantu kamu memisahkan waktu profesional dan pribadi. Pada saat yang sama, pahamilah bahwa orang lain mungkin juga bekerja dari rumah. Di sinilah headphone ekstra peredam bising dapat berguna dengan baik.

 

2 dari 3 halaman

2. Tetapkan beberapa batasan

Ilustrasi/copyrightshuttestock/Vasin Lee

Sementara penelitian kami menemukan 61% karyawan merasa mereka menjadi produktif atau bahkan lebih ketika bekerja dari rumah vs bekerja di tempat lain, alasan utama karyawan memilih untuk tidak melakukannya dalam kondisi normal, atau bahkan merasa kurang produktif bekerja di rumah, adalah gangguan. Seperti suara TV atau ketidakmampuan untuk memisahkan pekerjaan dan kehidupan keluarga. Tetap berlakukan jam istirahat, karena di lingkungan tempat kerja orang tidak bekerja penuh 100%.

3. Sering berkomunikasi

Sebagai manajer, tugas kita adalah memastikan tim kita merasa terhubung dan bahagia. Karena karyawan tidak yakin seberapa baik operasi bisnis normal jika mayoritas karyawan perlu bekerja dari rumah, komunikasi yang jelas dan terbuka sangat penting selama periode transisi ini.

Kirim pesan instan kepada seseorang, atau minta mereka mengikuti obrolan video untuk membicarakan sesuatu selama 5 menit. Di kantor kamu dapat berbalik dan mengetuk bahu seseorang jika Anda memiliki pertanyaan. Dari rumah, kamu harus menggunakan teknologi untuk menjembatani koneksi itu.

 

3 dari 3 halaman

4. Bekerja Berbeda dari Rumah

(c) Shutterstock

Orang-orang berpendapat bahwa ketika mereka bekerja dari rumah mereka perlu bekerja secara berbeda dari yang mereka lakukan di kantor. Jika berada di kantor, kamu dapat mulai di meja, pindah ke ruang ngerumpi, beralih ke sofa, atau pergi ke treadmill berjalan jika perusahaan memilikinya. Demikian pula, ketika bekerja dari rumah, pilih tempat di rumah untuk untuk menjadikannya "kantor" di rumah.

5. Tetaplah bersosialisasi secara remote

Banyak orang yang mempertanyakan visibilitas ketika bekerja dari rumah. Kamu tidak memiliki kesempatan untuk bertemu dengan rekan kerja anda. Sehingga, kamu harus menciptakan visibilitas tersebut. Jangan pernah meremehkan kekuatan ruang obrolan atau jendela pesan instan. Orang-orang perlu menggunakan teknologi lebih sering untuk memaksakan sosialisasi kantor.

Jika kamu memiliki waktu istirahat 15 menit, pikirkan tentang siapa yang belum kamu lihat untuk sementara waktu dan gunakan sebagai kesempatan untuk menjangkau dan memaksakan adanya pertemuan virtual, bahkan jika kamu tidak bertatap muka. Mungkin menghubungi rekan yang akan makan siang dan makan siang virtual bersama.

#changemaker