6 Tips Menjaga Kesehatan Pikiran saat Ramadan

Gayuh Tri Pinjungwati diperbarui 17 Mei 2020, 03:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Setiap tahun, jutaan umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan menahan diri dari makan dan minum dari matahari terbit hingga terbenam. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mengatur diri mereka sendiri untuk menjadi lebih baik, menjaga koneksi, kesehatan dan kejahteraan. Terlepas dari manfaat puasa telah kita ketahui, termasuk menurunkan berat badan yang sehat dan mengurangi lemak dalam tubuh. Perlu diingat bahwa bulan suci dapat memengaruhi tubuh, pikiran dan jiwa. Berikut ini adalah tips menjaga kesehatan pikiran saat Ramadan.

Kendalikan Diri

Sediakan waktu 5-10 menit per hari untuk menenangkan pikiran, merefleksikan emosi, kebutuhan dan keinginanmu. Selami lebih dalam kebiasaanmu dan temukan apa yang dapat memberikanmu ketenangan pikiran. Ikuti olah napas dan dan relaksasi selama 3-5 menit. Proses ini akan memungkinkanmu untuk mengembangkan kesadaran.

Berlatih Bersyukur

Pikirkan tentang apa yang apapun yang ada padamu. Memvisualisasikan , serta apa pun yang ingin dirimu tarik ke dalam hidup atau ingin lebih dari itu. Syukuri apa pun yang dirimu miliki saat ini, karena rasa syukur akan lebih mendamaikan hati.

Kendalikan Pikiran, Suasana Hati dan Kehidupan

Kendalikan pikiran, suasana hati, dan kehidupanmu tentang apa yang tidak diinginkan dan kemudian fokus pada apa yang dirimu inginkan/ tanyakan pada diri sendiri apa yang ingin dirimu lakukan atau dalam waktu dekat untuk mewujudkan sebuah niat yang sudah direncakan sebelumnya.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Kelola Waktu dengan Baik

Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Sebagian besar dari kita mendapatkan lebih sedikit jam kerja selama Ramadan. Gunakan waktu ekstra itu untuk menetapkan tujuan, memperioritaskan kegiatan, tetap terhubung dengan Tuhan, keluarga dan teman dan dalam menumbuhkan diri sendiri.

Membantu Orang Lain

Membantu orang lain penting dilakukan, tidak hanya saat bulan Ramadan. Perilaku altruistik dikatakan melepas endorfin di otak, menghasilkan perasaan positif. Berbagai penelitian telah menghubungkan kedermawanan dengan kesehatan yang lebih baik.

Merenungkan Kehidupan

Sebelum memasuki tidur malam, cobalah untuk menghidupkan setiap indra, rasakan semua yang telah dilakukan dan renungkan hari-harimu. Pastikan dirimu bersyukur atas semua yang telah terjadi dan hanya bertujuan untuk bersikap positif terhadap apa yang akan terjadi. Ucapkan terima kasih pada diri sendiri dan tidurlah

Menjaga kesehatan tubuh penting, tetapi menjaga kesehatan pikiran juga lebih penting. Bulan Ramadan adalah waktu yang baik untuk kita melakukan perenungan dan mengolah jiwa dan pikiran.

3 dari 3 halaman

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker