4 Alasan Gonta-ganti Pasangan Bukan Solusi untuk Atasi Kesepian

Endah Wijayanti diperbarui 06 Agu 2020, 15:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Memiliki pasangan atau memiliki seseorang yang bisa diajak untuk berbagi berbagai macam cerita memang bisa menghadirkan perasaan nyaman. Bahkan bisa bantu menghilangkan perasaan kesepian. Mempunyai seseorang yang ada di sisi kita bisa memberi kebahagiaan tersendiri.

Perasaan kesepian bisa menghampiri siapa saja, baik yang masih sendiri maupun yang sudah memiliki pasangan. Yang sudah memiliki pasangan bisa saja masih merasa kesepian. Akan tetapi, bukan berarti itu jadi pembenaran untuk bisa dengan mudahnya pindah ke lain hati. Bergonta-ganti pasangan bukanlah solusi untuk mengatasi rasa kesepian.

1. Kebahagiaan adalah Tanggung Jawab Individu

Kita tak bisa bergantung pada orang lain untuk merasa bahagia. Untuk bisa bahagia, kita perlu menciptakannya sendiri. Saat merasa tidak bahagia dalam sebuah hubungan, jangan langsung memutuskan untuk langsung pindah ke lain hati. Coba telusuri akar masalahnya dan selesaikan. Dalam sejumlah kasus, berganti pasangan tidak selalu menjamin bakal lebih bahagia. Perasaan kesepian bisa saja hadir kepada siapa saja.

2. Mengkhianati Kesetiaan Hanya akan Menimbulkan Banyak Luka

Bergonta-ganti pasangan tidak selalu membuatmu merasa bahagia dan menghapus semua rasa kesepian. Mengkhianati kesetiaan yang tadinya sudah dirajut cukup lama hanya akan memperburuk keadaan. Kamu tidak hanya akan menyakiti pasanganmu saat ini tapi juga membuat kualitas hidupmu makin buruk. Penting untuk menjaga kesetiaan dan membangun komitmen yang kuat dalam hubungan demi kebaikan hidup bersama.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

3. Tidak Ada Hubungan yang Benar-Benar Sempurna

Ilustrasi Perselingkuhan Credit: pexels.com/pixabay

Jika menuntut kesempurnaan dan mengharapkan semua terjadi sesuai dengan standar tinggi kita, maka sampai kapan pun itu tak akan tercapai. Tak ada hubungan yang tanpa masalah. Kesedihan, kegelisahan, dan kesepian masih akan mewarnai hari-hari yang dilalui bersama pasangan. Itu sesuatu yang cukup wajar. Mau bergonta-ganti pasangan sampai berapa kali pun, jika kita tak bisa mengatur ekspektasi kita sendiri maka kita akan selalu merasa ada yang kurang. Selalu merasa tidak puas dan makin "kecanduan" untuk bergonta-ganti pasangan.

4. Bergonta-ganti Pasangan Bisa Membuat Hidup Terasa Makin Sepi

Semakin sering bergonta-ganti pasangan dengan alasan selalu merasa kesepian malah bisa memicu perasaan hampa. Tak bisa berkomitmen dan enggan menjaga kesetiaan menjadi sebuah kekurangan diri yang hanya akan membuat kualitas hidup makin memburuk. Tak pernah ada seseorang yang benar-benar memahamimu dengan utuh. Selalu saja ada hal yang membuatmu merasa kurang. Menduakan hati atau berselingkuh pun makin memperburuk keadaan.

Membangun dan menjaga kesetiaan memang tidak selalu mudah untuk dilakukan. Namun, bergonta-ganti pasangan dan mempermainkan kesetiaan hanya akan memperburuk keadaan.

#ChangeMaker