Berharap Punya Anak Banyak, Pasangan Ini Dapat 9 Anak dalam 3 Tahun

Vinsensia Dianawanti diperbarui 29 Sep 2020, 12:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Sepasang suami istri asal Pennsylvania, Jake dan Maxine Young, selalu menginginkan kehadiran banyak anak dalam rumah tangga mereka. Sebelum menikah, mereka memimpikan memiliki keluarga yang sangat besar.

Tuhan pun menjawab doa mereka. Berawal dari mengadopsi anak, akhirnya Tuhan mempercayakan empat anak kembar sekaligus saat diketahui ternyata Maxime tengah mengandung. Total, Jake dan Maxine Young memiliki 9 anak sekaligus dalam kurun waktu tiga tahun saja.

Jake dan Maxine Young awalnya mengadopsi empat anak bersaudara, yakni Aiden, 8; Parker, 5; Connor, 4; dan Elliott, 3. Kemudian Maxime mengandung anak pertamanya bernama Henry yang berusia 23 bulan. Disusul dengan kehadiran empat anak kembar yang kini berusia 8 minggu.

"Ini tidak seperti yang kami inginkan. Kami tidak berencana memiliki keluarga sebesar ini," kata Maxine.

Perjalanan Jake dan Maxine menjadi orangtua diawali pada 2017. Sekitar setahun setelah pasangan ini menikah. Saaitu mereka menginginkan anak dan sangat terbuka dengan peluang adopsi.

 

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

Memiliki keinginan sejak kecil

Ilustrasi mengelola uang./Copyright shutterstock.com/g/Makistock

Maxine sendiri sudah memiliki keinginan mengasuh dan mengadopsi sejak dirinya masih kecil. Seiring berjalannya waktu, ia pun belajar tentang pengasuhan dan menemukan fakta bahwa masih begitu banyak anak yang membutuhkan rumah.

Ketika bertemu dengan Jake, ia langsung mendiskusikannya. Memiliki pandangan yang sama, Maxine dan Jake mulai ambil kelas tentang proses adopsi dan pengasuhan. Hingga akhirnya mereka mendapat tawaran untuk mengasuh tiga anak.

"Kami awalnya mengatakan bahwa kami akan mengambil hingga dua anak, dan mereka meminta kamu untuk seorang anak berusia 4 tahun, seorang anak berusia 2 tahun dan seorang anak berusia 11 bulan," kenang Maxine.

Berubah menjadi orangtua dalam semalam membuat Jake dan Maxime harus banyak beradaptasi. Namun belum sampai sebulan, Maxine mendapat telepon bahwa adik perempuan dari tiga anak adopsi sebelumnya sedang berada di NICU dan menunggu untuk diaduh. Sehingga saat itu Jake dan Maxine mengurus empat anak sekaligus.

 

3 dari 5 halaman

Hamil anak pertama

Enam bulan mengasuh empat anak, diketahui Maxine akhirnya hamil anak kandung pertamanya bersama Jake. Berita menggembirakan ini datang setelah keduanya mencoba program IVF dan mengalami keguguran dua kali. Kehamilannya kali ini dicoba dengan metode IUI.

Setelah kelahiran anak pertamanya, Henry, Jake dan Maxine mengetahui bahwa hak dari keempat orangtua kandung anak asuhnya telah dicabut setelah tidak hadir untuk kunjungan yang dijadwalkan. Sehingga Jake dan Maxine mengurus hak asuh ke empat anak ini untuk menjadi anak adopsi mereka.

Hingga Desember 2019, Jake dan Maxine resmi menjadi orangtua dari Aiden, Parker, Connor, dan Elliott. Momen bahagia inipun diabadikan di instagram pribadi Maxine yang amat bangga dengan menjadi ibu dari lima anak.

Kejadian yang lebih tidak terduga akhirnya terjadi. Maxine mengandung hamil kembar tiga. Namun beberapa minggu kemudian dokter memastikan bahwa Maxine hamil anak kembar empat.

"Saya senang, tapi juga sangat, sangat gugup karena ini jelas merupakan kehamilan berisiko tinggi," kata Maxine.

Ia mengaku bahwa kehamilan ini tidak direncanakan karena ia berpikir bahwa ia tidak hamil secara hamil. Hal ini karena ia memiliki sindrom ovarium polikistik.

 

4 dari 5 halaman

Bertahan dengan hamil kembar empat

Ilustrasi Berkeluarga Credit: pexels.com/Victoria

Dokter menyarankan untuk mengurangi bayi demi memberi kesempatan yang lebih baik untuk bertahan hidup. Namun jelas pasangan ini menolak untuk melakukannya dan melanjutkan kehamilan sambil menerima sumbangan keuangan melalui laman GoFundMe.

Setelah 21 minggu serviks Maxine mulai memendek. Sehingga pasangan ini menemui spesialis yang berpengalaman untuk proses melahirkan secara sesar. Keempat bayi yang bernama Theo, Silas, Beck dan Cecilia ini lahir lebih awal dan harus menghabiskan banyak waktu di NICU. Proses pemulangan bayi pun dilakukan satu per satu melihat kondisi dar masing-masing bayi.

Kini, rumah Jake dan Maxine telah diisi oleh sembilan anak mereka di tengah pandemi global. Jake dan Maxine tidak dapat membayangkan hidup dengan cara lain meski keadaan saat ini sangat menantang.

"Melihat anak-anak kami yang lebih besar menggendong bayi memang indah, tetapi juga kacau. Dan dengan COVID, kami memiliki semua anak di rumah harus melakukan sekolah online dengan mereka," cerita Maxine.

Baik Maxine dan Jake sama sama tidak memiliki pengalaman hidup dengan keluarga yang besar. Maxine merupakan tiga bersaudara sementara Jake merupakan dua bersaudara. Sungguh! Kehidupan keluarga yang menantang di tengah pandemi.

5 dari 5 halaman