Viral Video Asusila yang Diduga mirip Gisella Anastasia, Roy Suryo: Kedepankan Praduga Tak Bersalah

Rivan Yuristiawan diperbarui 07 Nov 2020, 16:09 WIB

Fimela.com, Jakarta Aktris Gisella Anastasia sedang ramai menjadi perbincangan akibat beredar video asusila yang diduga mirip dirinya tersebar luas di sosial media. Lantaran riuhnya netizen, pakar Telematika, Roy Suryo pun angkat bicara.

Dalam pesan singkat yang diterima awak media, ia mengaku sudah melihat ramainya pergunjingan tentang sosok perempuan di video asusila berdurasi 19 detik itu. Namun, Roy Suryo tak ingin buru-buru membuat pernyataan tentang kemiripan perempuan di video tersebut dengan Gisel.

"Kita kedepankan azas Praduga tidak bersalah terlebih dahulu, karena sosok-sosok dalam Video saat ini banyak sekali terdapat kemiripan (Gisella Anastasia), apalagi Postur seperti ini sering muncul dalam Video-video Korea atau Tiongkok," tulis Roy Suryo.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Mengamati Banyak Aspek

Gisella Anastasia. (Foto: Instagram @gisel_la)

Roy Suryo juga mengatakan untuk menyimpulkan tentang siapa pasangan yang ada dalam video yang beredar, perlu memperhatikan banyak aspek. Selain subjek yang ada di video, menurutnya beberapa aspek pendukung yang terpampang di video tersebut juga patut ditelusuri.

"Untuk dpt memastikan 2 sosok yg berada dlm Video berdurasi 19dtk tsb sebenarnya Netizen bisa melihat selain kepada Wanita-nya juga kepada Lelakinya, apakah memang benar Ybs seperti apa yg disebut2 selama ini, atau orang lain. Selain itu juga bisa melihat kepada Interior Kamar, misalnya Gordyn & Tayangan TV (tampak orang berjenggot dgn Background biru & Teks / Caption yg ada) selain beberapa barang lain yg berada di sekitarnya bisa jadi petunjuk," jelasnya.

3 dari 4 halaman

Jangan Cepat Menghakimi

Gisella Anastasia. (Instagram/gisel_la)

Untuk itu, Roy Suryo menghimbau masyarakat untuk tidak buru-buru menyimpulkan jika pemeran perempuan dalam video asusila tersebut adalah sosok Gisella Anastasia. Ada baiknya, menurut Roy, masyarakat menunggu klarifikasi dari pihak yang bersangkutan atau perkembangan kasusnya.

"Sekalilagi jangan terlalu cepat memvonis sampai ada Klarifikasi atau bahkan Pengaduan (lagi) dari sosok yg disebut2," pungkasnya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut