5 Tindakan Orangtua agar Anak Bahagia

Anisha Saktian Putri diperbarui 18 Mei 2021, 16:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Membuat anak bahagia menjadi keinginan terbesar bagi setiap orangtua. Walau tak mudah, setiap orangtua punya cara masing-masing dalam membuat anak selalu merasakan kebahagiaan.

Terdapat beberapa ciri-ciri anak bahagia, misalnya saja jarang tantrum, puas dengan apa yang dimiliki menjadikan mereka bukan sosok anak yang manja, menghormati orang tang lebih tua, tak pernah ragu membantu orangtua. Tidak mencari perhatian berlebih hingga si kecil dengan mudah mendengarkan apa yang dikatakan orang tua.

Bukan hanya menuruti apa yang diinginkan dan selalu membelikannya mainanan, ternyata ada beberapa tindakan orangtua agar anak bahagia, apa saja?

2 dari 2 halaman

1. Tak ragu menunjukan kasih sayang

ilustrasi ibu dan anak/copyright By PR Image Factory from Shutterstock

Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Michigan tahun 2020 menemukan bahwa orangtua yang saling mencintai dan menunjukkan kasih sayang terhadap satu sama lain di dalam keluarga mampu membuat anak tumbuh dewasa dengan cara yang positif. Ketika ayah dan ibu terlihat saling menyayangi, anak-anak yang tumbuh dalam keluarga yang bahagia.

2. Hidupkan suasana penuh cinta di rumah

Banyak orangtua memilih mengesampingkan hubungan rumah tangga yang harmonis, padahal anggapan ini salah. Orangtua tetap bisa saling mencintai seperti biasa tanpa harus merasa cintanya kepada anak kurang karena perhatiannya terbagi untuk pasangan.

Dikatakan William Axinn sebagai rekan penulis dan peneliti UM Institute for Social Research bahwa hubungan emosional yang kuat kedua orangtua sangat memengaruhi pengasuhan anak secara positif hingga membentuk anak-anak yang bahagia di masa depan.

3. Nutrisi seimbang

Bukan hanya psikologis saja, makanan-makan bernutrisi juga kunci pentinga agar anak bahagia. Sebab, tubuh yang sehat dan pencernaan yang baik akan memengaruhi kebahagiannya. Jika nutrisi tidak seimbang, tentu anak akan mudah rewel.

4. Jangan banyak menuntut, biarkan anak mengeksplore dunianya

Jangan menuntut keingananmu kepada anak, yang membuat si kecil tertekan dan menjadikanya sosok anak yang tidak bahagia. Biarkan anak mengeksplore apa yang dia mau, biarkan anak temukan bakatnya, sebagai orangtua kita hanya bertanggung jawab mengarahkan dan mendukung bakat si kecil.

Biarkan si kecil menjadi dirinya sendiri. Dengan begitu anak lebih percaya diri.

5. Disiplin dan Mandiri

Mintalah anak untuk bertanggung jawab atas harta miliknya sendiri, menyelesaikan pekerjaan rumahnya, dan membantu pekerjaan rumah tangga saat dia masih kecil. Ini akan membantunya di kemudian hari dalam kehidupan sekolahnya untuk memiliki tanggung jawab.

 

#elevate women