Jangan Mengumbar Privasi Pasangan, sebab Itu Bisa Merusak Kesucian Pernikahan

Endah Wijayanti diperbarui 22 Mei 2021, 16:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Ketika dua orang memutuskan untuk menikah dan menjalani kehidupan baru dalam janji suci pernikahan, maka ada kompromi dan komitmen jangka panjang yang perlu dijaga. Salah satunya adalah komitmen untuk menjaga privasi pasangan. Pasangan kita punya hati dan perasaan yang juga perlu kita jaga. Kalau semua hal tentang privasinya diumbar dan disebarkan begitu saja ke publik, maka kesucian pernikahan bisa ternodai.

Privasi pasangan tak ubahnya harga diri kita sendiri. Tidak semua hal tentang dirinya, khususnya yang berkaitan dengan perkara sensitif dan terlalu pribadi, perlu kita umumkan ke khalayak umum. Apalagi zaman sekarang ketika semua orang dengan mudah terhubung dengan media sosial, sebuah hal bisa tersebar dengan mudah dalam hitungan detik saja. 

Menjaga Privasi, Menjaga Harga Diri

Ada hal-hal yang memang sebaiknya diketahui sebatas oleh suami istri itu sendiri. Ada juga yang perlu diketahui oleh orang-orang atau keluarga dekat juga. Beberapa hal memang tak sebaiknya diumbar ke publik atau media sosial. Menjaga privasi pasangan tak ubahnya menjaga harga dirinya juga. Bahkan menjaga privasi pasangan juga merupakan salah satu cara kita membuktikan ketulusan cinta.

“Not all your family or friends will be happy when you succeed, nor will everyone be saddened when you lose; so, be careful with whom you’re sharing your personal business.” Because privacy matters in a relationship." - peoplesquotes.com

2 dari 2 halaman

Ada Hati dan Perasaan yang Perlu Dijaga

ilustrasi./Photo by wendel moretti from Pexels

Saat ada masalah pribadi sebagai suami istri, ada baiknya untuk tetap menjaga hati dan perasaan terlebih dahulu. Masalah terkait kehamilan dan keguguran misalnya, pastinya ada kehilangan yang mendalam yang dirasakan oleh sang istri. Istri pun perlu waktu untuk bisa kembali pulih dan tenang sebab pengalaman itu bisa meninggalkan trauma tersendiri. Mendapat banyak sorotan tak diinginkan dari luar tapi tak mendapat dukungan dari orang terdekat malah bisa menghadirkan perasaan sedih yang amat dalam. 

"Relationships work best when two people work collaboratively to manage their boundaries around privacy. They thrive when partners feel invested in each other feeling safe, supported, and accepted – even when they need different amounts of intimacy and privacy." - blogs.webmd.com/relationships

Menjaga Privasi, Menjaga Keharmonisan

Keharmonisan hubungan bisa dijaga dengan senantiasa menjaga komitmen untuk bisa menjaga privasi satu sama lain. Memahami bahwa ada batas-batas hal yang terlalu personal untuk diumbar menjadi sebuah hal penting untuk menjaga keharmonisan. Toh, tidak semua orang perlu tahu semua hal personal pasangan. 

Pernikahan tak ubahnya sebuah perjalanan panjang. Dalam perjalanannya, akan ada banyak hal baru hingga masalah baru yang ditemui. Perkara menjaga privasi pasangan pun mungkin masih butuh proses pembelajaran yang panjang. Namun, bukan berarti kita tak bisa berproses dan belajar untuk bisa senantiasa jadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu.

#ElevateWomen