Menilik Manfaat Kesehatan dari Proffe, Tren Kopi Protein Terbaru

Annissa Wulan diperbarui 09 Jun 2021, 07:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Sekali lagi, TikTok memperkenalkan tren kopi terbaru, yaitu Proffe. Minuman ini menggabungkan protein shake dan kopi dingin, menjadi tren karena membantu banyak orang untuk memenuhi asupan protein mereka.

Protein sangat penting untuk mengisi bahan bakar tubuh, terutama di pagi hari atau setelah olahraga guna membantu perbaikan otot. Tapi kenyataannya, kebanyakan orang sudah mengonsumsi dua kali lipat dari protein harian yang dianjurkan.

Mengingat hal ini, apakah lebih banyak protein benar-benar merupakan saran nutrisi yang baik? Dilansir dari huffpost.com, berikut ini adalah manfaat kesehatan dari proffe, tren kopi terbaru yang menggabungkan protein di dalamnya.

Apa sebenarnya proffe itu? Sebenarnya, protein juga ditambahkan ke sereal, nasi, dan kue, jadi mungkin sekarang kamu tidak lagi heran mengetahui bahwa protein ditambahkan ke kopi.

Pertanyaan selanjutnya, apakah proffe ini sehat? Memecah komponen inti minuman ini, ada dua bahan yang bermanfaat, yaitu kopi yang kaya akan antioksidan dan bubuk protein yang menyediakan energi dan mendukung perbaikan otot.

 

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Manfaat mengonsumsi proffe, tren kopi protein yang viral

Ini dia manfaat kesehatan dari mengonsumsi proffe, tren kopi protein terbaru dari TikTok, penasaran?

Para ahli merekomendasikan produk protein dengan daftar bahan yang pendek, karena daftar bahan yang panjang belum tentu cocok untukmu. Kesesuaian bahan-bahan di dalam sebuah produk tergantung pada kebutuhan nutrisi, preferensi, alergi, dan tujuanmu.

Pemanis, baik yang buatan maupun alami adalah bahan utama yang umum terdapat dalam suplemen protein dengan 4 sampai 5 sendok teh gula temabahan per sendok. Ahli diet mungkin akan menyarankan untuk membatasi gula tambahan, tidak lebih dari 10% dari asupan kalori harian.

Sebagai aturan umum, temukan bubuk protein tanpa pemanis. Kamu harus memilih bubuk protein yang telah diuji kemurnian dan kualitasnya oleh pihak ketiga.

Bubuk protein memang telah diatur oleh FDA, tapi cukup sering tidak memberikan jaminan kualitas yang tepat. Cari salah satu dari 3 organisasi sertifikasi ini pada label produk, yaitu NSF, Informed Choice, atau Clean Label Project.

Sirup gula juga seharusnya menjadi faktor lain yang perlu dipertimbangkan, terutama jika bubuk proteinmu sudah dimaniskan. Pria tidak boleh makan lebih dari 9 sendok teh gula tambahan sehari, sedangkan perempuan tidak boleh mengonsumsi lebih dari 6 sendok teh, menurut American Heart Association.

3 dari 3 halaman

Manfaat mengonsumsi proffe, tren kopi protein yang viral

Ini dia manfaat kesehatan dari mengonsumsi proffe, tren kopi protein terbaru dari TikTok, penasaran?

Untuk alasan ini, satu pompa sirup apapun ke dalam proffe mungkin lebih dari satu sendok teh gula tambahan, bahkan jumlah kecil ini bisa membuatmu kewalahan ketika kamu mempertimbangkan jumlah gula tersembunyi yang ditemukan dalam sejumlah besar makanan dan minuman lain yang biasanya dikonsumsi setiap hari. Ahli diet mengatakan jika kamu sudah mengonsumsi makanan yang lengkap dengan kombinasi lemak sehat, protein, karbohidrat kompleks, buah-buahan, dan sayuran, kamu mungkin tidak perlu menambahkan bubuk protein atau suplemen.

Mereka yang sulit memenuhi kebutuhan ini mungkin termasuk vegetarian atau vegan, orang dengan alergi atau kepekaan tertentu, dan individu dengan rutinitas olahraga yang berat. Jangan menganggap proffe sebagai makanan lengkap atau bahkan camilan bergizi.

Proffe bisa menjadi bahan bakar pra olahraga yang ideal. Ketika kafein dipasangkan dengan protein, kinerja fisik dan otot dapat meningkat.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients menemukan bahwa individu aktif yang mengonsumsi kafein dan asam amino mengalami peningkatan kinerja olahraga intensitas tinggi. Sayangnya, protein yang dikonsumsi tidak banyak meningkatkan efek kafein, karena sebagian besar kafein menyerap dalam watku 45 menit setelah dikonsumsi.

Kafein diserap langsung ke dalam aliran darah, sedangkan protein dicerna di perut. Mengonsumsi terlalu banyak protein dapat menyebabkan tubuh mengalami gangguan pencernaan, mual, diare, sakit kepala, dan lekas marah, sedangkan konsumsi berlebihan yang kromis menempatkan seseorang pada risiko masalah ginjal dan hati, penyakit kardiovaskular, gangguan pembuluh darah, kejang, dan kematian.

#Elevate Women