Survei: 1 dari 2 Orang Hanya Akan Berkencan dengan Seseorang yang Sudah Vaksin Covid-19

Hilda Irach diperbarui 10 Agu 2021, 12:33 WIB

Fimela.com, Jakarta Peningkatan kasus Covid-19 dalam dua pekan terakhir meningkatkan kesadaran masyarakat akan menjaga kesehatan dan memperketat protokol kesehatan, salah satunya dengan melakukan vaksin Covid-19.

Rupanya, hal ini juga memengaruhi seseorang dalam berkencan. Menurut laporan terbaru dari Kaspersky, 1 dari 2 orang atau sekitar 49% responden di Asia Pasifik lebih memilih untuk hanya bertemu langsung dengan seseorang yang sudah vaksin Covid-19.

Selain tuntutan untuk mengetahui status vaksin Covid-19 teman kencan, bertemu dengan pasangan kencan online secara langsung ternyata juga menimbulkan kecemasan. Secara keseluruhan, 51% pengguna dari Asia Pasifik merasa gugup atau tidak aman (12%) ketika mereka bertemu teman kencan secara langsung untuk pertama kalinya. Hal ini disebabkan oleh isolasi mandiri selama pandemi.

“Dengan seluruh kebijakan dan pembatasan sosial untuk tetap di rumah di seluruh dunia, kencan online tampaknya memainkan peran utama dalam kehidupan banyak orang saat ini. Namun, transisi dari online ke offline menjadi sebuah gejolak kepercayaan bagi banyak orang,” komentar David Jacoby, peneliti keamanan di Kaspersky.

Untuk mengurangi beberapa kekhawatiran ini, mayoritas (56%) dari mereka yang menggunakan situs dan aplikasi kencan online sebelum meyetujui untuk bertemu. Namun sayangnya, aplikasi kencan online juga bisa menjadi berbahaya untuk data pribadi.

Nah, untuk membantu menjaga kerahasiaan data pribadi saat berkencan online, berikut beberapa tips sederhana yang direkomendasikan Kaspersky.

2 dari 6 halaman

1. Jangan bagikan foto yang menyertakan alamat

Berdasarkan survei dari Kaspersky, 49% orang di Asia Pasifik akan memilih bertemu dengan orang yang sudah vaksin Covid-19. (FOTO: Unsplash.com/Antoine Beauvillain).

Jangan membagikan foto yang menyertakan data pribadi berupa alamat rumah atau perusahaan kamu. Gunakan foto dari perjalanan atau landmark, tanpa data pribadi atau menampilkan orang lain.

3 dari 6 halaman

2. Gunakan fungsi messenger bawaan

Berdasarkan survei dari Kaspersky, 49% orang di Asia Pasifik akan memilih bertemu dengan orang yang sudah vaksin Covid-19. (FOTO: Unsplash.com/Oleg Magni).

Alih-alih membagikan nomor telepon saat ingin berbincang dengan teman kencan, gunakanlah fungsi messenger bawaan dari platform kencan. Jika memutuskan untuk pindah ke messenger lain, jangan lupa untuk mengaturnya agar data pribadi kamu tetap aman.

4 dari 6 halaman

3. Pakai solusi keamanan efektif

Berdasarkan survei dari Kaspersky, 49% orang di Asia Pasifik akan memilih bertemu dengan orang yang sudah vaksin Covid-19. (FOTO: Unsplash.com/Franck).

Gunakan solusi keamanan efektif yang menawarkan perlindungan tingkat lanjut di beberapa perangkat. Kaspersky Security Cloud dapat membantu mengelola aplikasi kamu dan menghapus izin yang tidak diperlukan.

5 dari 6 halaman

4. Bertemu di tempat umum

Berdasarkan survei dari Kaspersky, 49% orang di Asia Pasifik akan memilih bertemu dengan orang yang sudah vaksin Covid-19. (FOTO: Unsplash.com/docusign).

Saat kamu memutuskan untuk bertemu dengan teman kencan, hindari bertemu di dekat rumah. Usahakan kamu selalu bertemu di tempat umum seperti restoran, berjalan-jalan atau ke bioskop.

Jangan pernah bertemu di dekat tempat tinggalmu dan membagikan alamatmu, ini akan menghindari kemungkinan kamu utuk diikuti.

6 dari 6 halaman

5. Akhiri pertemuan jika tidak nyaman

Berdasarkan survei dari Kaspersky, 49% orang di Asia Pasifik akan memilih bertemu dengan orang yang sudah vaksin Covid-19. (FOTO: Unsplash.com/kate trifo).

Jika kamu memiliki perasaan tidak nyaman, akhiri pertemuan tersebut. Kamu tidak berkewajiban untuk melakukan apapun.

#Elevate Women