Award4Change 2021: Apresiasi Waste4Change terhadap Inisiatif Responsible Waste Management oleh Perusahaan dan Institusi Pemerintahan

Fimela Reporter diperbarui 29 Nov 2021, 11:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Dalam Rangka menutup acara ulang tahun ke-7, PT Wasteforchange Alam Indonesia (Waste4Change) menyelenggarakan ajang penghargaan “Award4Change 2021” sebagai apresiasi terhadap penerapan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab oleh perusahaan-perusahaan dan institusi pemerintahan. Adapula penghargaan lifetime achievement bagi dua tokoh inspirasi pesampahan di Indonesia.

Award4Change adalah acara tahunan yang diadakan oleh Waste4Change sebagai bentuk penghargaan terhadap klien, mitra, dan partner baik dari sektor swasta dan pemerintahan. Ada 10 kategori apresiasi dengan total 27 penerima award yang dibagikan tahun ini, yaitu: Most Zero-Waste to Landfill, Most Reduce-Waste to Landfill, Most Responsible Brand, Local Initiator of the Year, Community Empowerment Project Highlight, Eco-Tourism Project Highlight, Research Project Highlight, Low-Value Plastic Collection Project Highlight, Best Recycling Partner, Great Collaboration, dan kategori lifetime achievement Waste Warrior.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Pengelolaan Sampah KLHK RI Novrizal Tahar, Managing Director Waste4Change Mohamad Bijaksana Junerosano, President of IBCSD Shinta Kamdani, Chairman of MVB Alistair Speirs, Aktivis Komunitas Peduli Ciliwung Suparno Jumar, Pendiri The BGBJ Bantar Gebang Resa Boenard, serta penerima penghargaan dari perusahaan-perusahaan, organisasi dan institusi persampahan.

"Melalui kegiatan Award4Change 2021 ini, kami memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah melakukan upaya terbaiknya dalam pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Mulai dari memastikan rantai pasok berjalan optimal di setiap tahap untuk meminimalisir timbulan limbah, penggunaan kemasan ramah lingkungan untuk meningkatkan nilai daur ulang, hingga memastikan mitra dan konsumen turut terlibat dalam pengurangan dan pengelolaan sampah," buka Managing Director Waste4Change, Mohamad Bijaksana Junerosano yang akrab disapa Sano.

“Di usia yang ke-7 ini, Waste4Change telah mengelola sebanyak 8.424 ton sampah. Layanan pengangkutan sampah kami telah menjangkau 2.828 KK di dua kawasan perumahan serta 68 perusahaan klien di 114 titik lokasi. Waste4Change juga telah menjalankan 227 proyek pendampingan komunitas, riset, dan pelatihan manajemen sampah, dengan total 514.306 orang penerima manfaat langsung yang tersebar di seluruh Indonesia. Itu semua bisa kami capai tidak lain karena dukungan dari klien, mitra, partner, dan para penggiat solusi isu persampahan yang terus berjuang bersama kami,” terang Sano.

2 dari 4 halaman

Aktivis Lingkungan Mendapat Lifetime Achivement

Mengapresiasi inisiatif Responsible Waste Management oleh Pelaku Bisnis,Organisasi, dan Instansi Pemerintahan, Waste4Change menggelar Award4Change 2021. (Suparno Jumar/dokumen/Waste4Change)

Penghargaan lifetime achievement Waste Warrior diberikan kepada tokoh yang berdedikasi menjaga lingkungan bersih dari sampah serta mengembangkan komunitas persampahan, yaitu Suparno Jumar sebagai aktivis dari Komunitas Peduli Ciliwung, dan Resa Boenard sebagai Pendiri dari The BGBJ, yang aktif memberikan edukasi manajemen sampah dan keterampilan bahasa bagi anak-anak yang tinggal di sekitar TPST Bantar Gebang.

Suparno Jumar bergabung dengan Komunitas Peduli Ciliwung Bogor pada 2015 sebagai relawan. Meninggalkan pekerjaannya, ia sepenuhnya menjadi seorang relawan River Defender atau penjaga sungai. Hingga saat ini Suparno bersama anggota Komunitas Peduli Ciliwung, aktif membersihkan sungai serta mengedukasi masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan lingkungan dari sampah.

"Apapun yang disematkan kepada saya mewakili Komunitas Peduli Ciliwung Kota Bogor, mudah-mudahan menjadi suntikan (semangat) baru bahwa ada banyak hal yang bisa kita kontribusikan pada alam semesta, terutama dari apa yang bisa kita lakukan di wilayah kita masing-masing," ucap Suparno.

3 dari 4 halaman

Aktivis Lingkungan Mendapat Lifetime Achivement

Mengapresiasi inisiatif Responsible Waste Management oleh Pelaku Bisnis,Organisasi, dan Instansi Pemerintahan, Waste4Change menggelar Award4Change 2021. (Resa Boenard/dokumen/Waste4Change)

Resa Boenard berangkat dari niatnya untuk melindungi masa depan anak-anak Bantar Gebang agar tidak terhalang efek negatif sosial akibat lingkungan kurang sehat, ia pun mendirikan sanggar edukasi anak BGBJ (Bantar Gebang Biji). Filosofi dari nama ini adalah anak-anak yang merupakan biji, akan bisa tumbuh di mana saja menjadi pohon kuat dan bermanfaat bagi orang lain.

"Saya tidak menyangka akan mendapat award ini. Melihat video kami diputar, rasanya saya mau menangis, karena tahun ini memang tahun yang berat bagi saya dan BGBJ. Saya berharap (akan ada semakin) banyak para pegiat sampah, serta sistem persampahan Indonesia menjadi lebih baik sehingga kita tidak harus menyaksikan kampung-kampung yang bagus dan indah menjadi fasilitas pengelolaan sampah," jelas Resa Boenard sebagai pendiri The Kingdom of BGBJ Bantar Gebang.

"Saya berharap ajang ini dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi pelaku bisnis dan institusi lainnya untuk turut menerapkan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Saya dan jajaran manajemen Waste4Change juga berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, serta aktif membuka kesempatan kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung terwujudnya Indonesia yang bersih dan bebas sampah," ucap Sano menutup perhelatan Award4Change 2021.

*Penulis: Vania Ramadhani Salsabillah Wardhani.

 

4 dari 4 halaman

#Elevate Women