The Hermitage Rayakan Sejarah lewat Kuliner di Restoran 1928

Fimela Reporter diperbarui 11 Mar 2022, 20:30 WIB

Fimela.com, Jakarta 1928 adalah restoran baru di Menteng, Jakarta yang akan membawa tamu menyelami kuliner masa lampau yang tak tertandingi. Merayakan sejarah gedungnya yang kaya, The Hermitage, a Tribure Portfolio Hotel, Jakarta merilis 1928, sebuah restoran baru yang dirancang dengan benang merah gedung bersejarah yang ditempatinya. Menempati area yang dulunya merupakan L’Avenue Restaurant, 1928 akan menyajikan menu menarik yang fokus pada hidangan era kolonial, Peranakan, serta Indonesia/Pan Asia.

Restoran 1928 mengusung pendekatan modern dan baru terhadap hidangan-hidangan era kolonial serta dimasak menggunakan bahan-bahan lokal terbaik. Ferdian Tobing, Executive Chef The Hermitage, a Tribute Portfolio Hotel, Jakarta telah mempersiapkan serangkain hidangan menggugah selera untuk dicoba.

“Menu di 1928 kami desain untuk membangkitkan nostalgia akan hidangan-hidangan yang sering kita nikmati saat kecil, namun tanpa mengurangi sisi modernnya,” ujar Ferdian Tobing, Executive Chef The Hermitage, a Tribute Portfolio Hotel.

Beberapa menu andalan kreasinya yang wajib dicoba adalah Grilled Bone Marrow, Sup Brenebon, Macaroni Schotel, Holland Beifstuk, Chicken Bistik, Pindang Bandeng, Klappertaart, dan Poffertjes layak dicoba.

What's On Fimela
Rijstaffel Package Foto: The Hermitage.
2 dari 3 halaman

Konsep Baru

Interior resto 1928. Foto: The Hermitage

The Hermitage, a Tribute Portfolio Hotel, Jakarta dengan sangat senang hati memperkenalkan konsep kuliner unik di area terbaik Menteng kepada warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Jakarta. 1928 adalah restoran berkonsep kolonial terbaru yang hadir di Jakarta dan memberikan kesempatan kepada para tamunya untuk bernostalgia melalui menu makanan dan minuman yang dikurasi dengan sangat hati-hati.

“Peluncuran 1928 ini bertujuan untuk memosisikan hotel The Hermitage Jakarta sebagai destinasi kuliner di Jakarta, terutama di Menteng, yang fokus pada hidangan legendaris serta tawaran uniknya,” kata Harry Suryadharma, General Manager The Hermitage, a Tribute Portfolio Hotel, Jakarta.

Selain 1928, The Hermitage Jakarta juga memiliki La Vue, sebuah rooftop bar dengan pemandangan kota yang menawan.

3 dari 3 halaman

Pengalaman Kuliner yang Penuh Makna

Paket yang berisikan minimum 4 orang ini sangat cocok untuk keluarga. Foto: The Hermitage.

1928 menawarkan menu a la carte dengan pilihan Rijstaffel Package sebagai cara terbaik untuk mencicipi sajian-sajian terbaiknya. Dengan paket ini, tamu berjumlah minimum empat orang dapat merasakan pilihan hidangan utama 1928. Paket ini dirancang untuk mengakomodasi acara kumpul keluarga, teman, maupun rekan bisnis. 1928 juga akan menggelar “1928 Sunday Brunch” setiap Minggu antara pukul 12 hingga 3 sore.

Sesi brunch ini menyuguhkan sederet sajian prasmanan dengan menu era kolonial, Peranakan, dan Indonesia/Pan Asia serta sejumlah masakan serta hidangan utama yang disajikan dengan konsep a la minute. Jadi tunggu apa Lagi? Buat kamu yang penasaran ingin mencoba sensasi dari konsep terbaru The Hermitage yang berada di Jl. Cilacap no. 1, Jakarta. 

 

*Penulis : Saffa Sabila.

Poffertjes di Restoran 1928/ Foto: The Hermitage.