Kelly Tandiono Lebarkan Sayap Jadi Desainer, Karyanya Tampil di Ritel Jepang

Vinsensia Dianawanti diperbarui 21 Mar 2022, 13:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Kelly Tandiono dikenal sebagai model profesional yang kariernya cukup cemerlang. Menggeluti dunia fashion sebagai model sejak usia 16 tahun membuat Kelly Tandiono berniat untuk berkarya sebagai seorang desainer.

Kini Kelly Tandiono menjajal sebagai seorang desainer dengan menghadirkan brand yang disebut Cover Me Not. Debut di 2017, Cover Me Not hadir dengan koleksi yang disebut Raven. Menyusul berikutnya koleksi Dove, Eclipse, dan Bhinneka.

Lewat brand-nya, Cover Me Not, Kelly Tandiono ingin mengakomodir kebutuhan fashion oleh semua bentuk tuuh perempuan. Selain itu, Cover Me Note juga menambah daftar panjang merek fashion lokal yang fokus akan kelestarian lingkungan.

Bercerita dalam sebuah webinar, Kelly Tandiono menyebut sebisa mungkin Cover Me Not menghadirkan koleksi dengan kain-kain yang ramah lingkungan. Memastikan juga setiap tahap produksi tidak merusak lingkungan.

 

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

Hadir di ritel Jepang

Kelly Tandiono Lebarkan Sayap Jadi Desainer, Karyanya Tampil di Ritel Jepang (Cover Me Not)

Karya Kelly Tandiono di bidang fashion semakin diakui. Terbukti dengan masuknya Cover Me Not sebagai salah satu tenant di Lumine Jakarta. Melalui program Local Story, Cover Me Not menjadi merek ke empat yang berkesempatan hadir di ritel Jepang itu.

Koleksi yang hadir di Lumine Jakarta merupakan koleksi terbaru Cover Me Not x Ghea Resort by Amanda Janna. Koleksi terbaru ini mengusung tema keindahan alam Borneo yang bertujuan untuk memberikan awareness kepada masyarakat luas tentang pelestarian alam Indonesia, terutama pelestarian terhadap hewan-hewan langka dan terancam punah seperti Gajah Kerdil Borneo.

Hadir lebih dari 20 SKU, Cover Me Not menggunakan motif khas Borneo di setiap koleksi yang dihadirkan. Tidak hanya untuk perempuan, koleksi ini juga merambah section pria yang membuat Cover Me Not semakin inklusif.

 

3 dari 5 halaman

Memadukan dua DNA brand yang berbeda

Kelly Tandiono Lebarkan Sayap Jadi Desainer, Karyanya Tampil di Ritel Jepang (Cover Me Not)

Memang tidak mudah memadukan dua brand dengan DNA berbeda dalam satu deretan koleksi yang tepat. Kelly Tandiono dan Amanda-Janna mengakui ada banyak penyesuaian yang harus mereka lakukan untuk menghadirkan koleksi ini.

Seperti diketahui, Ghea Resort by Amanda Janna identik dengan koleksi yang penuh motif dan berwarna, serta potongan koleksi yang cenderung longgar. Sementara, Cover Me Not menjadi outfit yang fitted in dengan tubuh dan kerap menggunakan potongan yang terbuka.

Setelah proses kreatif yang cukup panjang akhirnya hadir koleksi dengan nuansa alam. Memadukan warna biru, cokelat, dan abu-abu yang membuat setiap koleksi cocok digunakan untuk segala occassion. Koleksi yang hadir sendiri terdiri dari bodysuit, kemeja, celana pendek, outerwear, dan masih banyak lagi.

 

4 dari 5 halaman

Local Story di Lumine Jakarta

Kelly Tandiono Lebarkan Sayap Jadi Desainer, Karyanya Tampil di Ritel Jepang (instagram/covermenot.co)

Cover Me Not kini bisa ditemui secara langsung di Lumine Jakarta. Sebagai ritel terkenal asal Jepang, Lumine mendukung gaya hidup masyarakat ibu kota khusus, perempuan, yang hidup di sentra bisnis Jakarta. Di Indonesia, Lumine bermitra dengan Plaza Indonesia dan Time International dalam mengoperasikan toko kedua di luar Jepang ini.

Salah satu program rutin yang dihadirkan oleh Lumine Jakarta adalah Local Story. Program ini menjadi wujud kolaborasi dengan merek lokal berkualitas. Local Story merupakan spot khusus untuk brand lokal agar dapat memajang dan memamerkan karya-karyanya. Local Story sendiri hingga saat ini sudah berjalan selama empat kali. Dimulai dengan Chapter I pada Oktober 2021, dalam Local Story ini memilih Sukkha Citta, The Story Of, Masou Atelier, dan yang terbaru adalah menghadirkan koleksi Cover Me Not X Ghea Resort by Amanda Janna.

5 dari 5 halaman

Simak video berikut ini

#women for women