Bisakah Retinol dan Hyaluronic Acid Digunakan Bersamaan? Ini Rahasia Kulit Sehat dengan Kombo Kandungan Skincare Ini

Annissa Wulan diperbarui 22 Apr 2022, 21:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Kandungan dalam produk skincare memang sedikit menantang untuk dipahami, mana yang boleh digunakan bersamaan, mana yang sebaiknya dihindari, mana yang seharusnya digunakan bergantian. Apa kamu juga masih sering bingung, Sahabat FIMELA?

Hyaluronic acid dan retinol adalah dua kandungan yang cukup kontroversial, karena keduanya merupakan kandungan ikonis. Tapi, benarkah hyaluronic acid dan retinol tidak boleh digunakan bersamaan?

Sebelum menjawab ini, mari pahami terlebih dahulu apa itu hyaluronic acid. Hyaluronic acid adalah bahan pelembap untuk kulit, yang berfungsi mengurangi munculnya kerutan, mengisi kembali kelembapan sel, dan mempercepat penyembuhan luka, seperti dilansir dari byrdie.com.

Hyaluronic acid adalah molekul gula yang terjadi secara alami di kulit dan membantu mengikat air ke kolagen, yang pada gilirannya menjebaknya di kulit, yang akhirnya meningkatkan hidrasi. Hidrasi sendiri memberikan kulit kekenyalan, efek bercahaya, dan umumnya, hyaluronic acid aman digunakan untuk semua jenis kulit.

 

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Sedangkan, apa itu retinol?

Bolehkah retinol digunakan bersamaan dengan hyaluronic acid? Jawabannya, bisa.

Retinol adalah antioksidan yang bisa meningkatkan pergantian sel, meningkatkan produksi kolagen, dan mengatur produksi minyak. Sejak lama, retinol diandalkan untuk mengatasi masalah tekstur kulit, jerawat, dan tanda-tanda penuaan.

Sayangnya, retinol juga memiliki beberapa efek samping serius dan potensi yang intens, serta berkepanjangan untuk kulit. Lantas, bolehkah kedua kandungan ini digunakan secara bersamaan?

Saat digunakan bersamaan, kedua kandungan ini akan menyeimbangkan satu sama lain, tanpa mengorbankan apapun. Bersama-sama, keduanya memiliki efek yang sinergis, membuat masing-masing lebih mudah untuk bekerja secara efektif.

Hyaluronic acid membantu menjaga retinol, meningkatkan permeabilitas kulit, sehingga ketika digabungkan, kedua kandungan ini bisa membuat kulit lebih bersih, halus, dan lebih terhidrasi, sekaligus lembap. Potensi efek sampingnya cukup tinggi dengan retinol dan sangat rendah dengan hyaluronic acid.

3 dari 3 halaman

Kemungkinan iritasi

Bolehkah retinol digunakan bersamaan dengan hyaluronic acid? Jawabannya, bisa.

Jadi, ya, memang masih ada kemungkinan iritasi, tapi sangat kecil dan kemungkinan besar tidak disebabkan oleh kombinasi retinol dan hyaluronic acid, tapi oleh retinol itu sendiri. Bagaimana cara pemakaian yang tepat?

Kamu harus selalu menggunakan produk dengan hyaluronic acid setelah retinol, jadi gunakan pelembap yang di dalamnya mengandung hyaluronic acid, untuk membantu menjaga rutinitas perawatan kulitmu. Jika retinol yang kamu gunakan diformulasikaan dengan hyaluronic acid di dalamnya, kamu bisa berasumsi bahwa produk tersebut stabil.

Oleskan pelembap atau hyaluronic acid sekitar 30 menit setelah kamu menggunakan retinol, agar meresap terlebih dahulu dengan baik ke dalam kulit. Untuk kamu yang memiliki kulit kering atau sensitif, gunakan serum berkandungan hyaluronic acid terlebih dahulu, sebelum retinol, baru lanjutkan dengan pelembap.