Sosok yang Membuat Prilly Latuconsina jadi Pribadi Pekerja Keras, Baru Saja Meninggal

Rivan Yuristiawan diperbarui 19 Apr 2022, 13:24 WIB

Fimela.com, Jakarta Prilly Latuconsina terbilang salah satu aktris yang mampu meraih kesuksesan di usia yang masih terbilang muda. Hal itu didapatkannya berkat kerja keras yang dilakukan sejak awal memulai karier sebagai pesinetron. Nyatanya, sifat pekerja keras yang dimiliki Prilly tak muncul dengan sendirinya.

Ialah sosok sang kakek, H.M Sidik Latuconsina yang menurut Prilly mewarisi sifat tersebut. Tak hanya klaim dari satu pihak, hal itu pun lantas diamini oleh orangtua Prilly yang menganggap putrinya tersebut punya banyak kesamaan dengan kakeknya.

"Dia (Opa) itu kayak aku banget. Pokoknya kerja, kerja, kerja, workaholics banget. Mama papa aku kan nggak terlalu begitu, makanya mama papa aku kayak, 'ini kamu turunan siapa ya mau kerja, suka belajar?'. Dia tiap hari kerja, aku kayak gitu. Jadi kayak sosok Prilly yang sekarang itu terinspirasi dan keturunannya dari dia, gitu," kata Prilly Latuconsina di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

 

2 dari 3 halaman

Kehilangan

Prilly Latuconsina sedih, kakeknya meninggal dunia saat ia belum menikah dan meraih gelar S2. (Foto: Dok. Instagram @prillylatuconsina96)

Maka dari itu, Prilly Latuconsina merasa amat kehilangan ketika kakeknya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, 13 April 2022 kemarin. Terlebih, kepergian sang kakek pun terkesan mendadak karena menurut Prilly, secara fisik kakeknya itu masih terlihat bugar.

"Dia itu sehat banget kayak setiap hari main golf, kayak olahraga, terus nggak ada masalah, masih segar banget lah. Terus tiba-tiba dikabarin stroke kayak, ‘hah kok bisa? Perasaan pola hidupnya sehat', gitu. Tapi balik lagi namanya takdir ya jadi kita nggak tau," paparnya.

3 dari 3 halaman

Tak Ingin Sedih Berlarut

Prilly Latuconsina. (Foto: Dok. Instagram @prillylatuconsina96)

Namun begitu, Prilly mengaku tak ingin terlalu meratapi kesedihan saat sang kakek dinyatakan meninggal dunia. Ia percaya, kakeknya pun tak ingin melihat keluarganya bersedih.

"Tapi karena Opa aku itu sosok pekerja keras banget, aku yakin kalau aku nangis-nangis di rumah kayak cancel pekerjaan dia pasti akan sedih," pungkasnya.