Bacaan Niat dan Tata Cara Salat Idul Fitri

Mimi Rohmitriasih diperbarui 01 Mei 2022, 10:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Tak terasa lebaran atau Hari Raya Idul Fitri sudah di depan mata. Ketika Idul Fitri tiba, salah satu sunah yang penting dilakukan adalah mendirikan salat Idul Fitri. Salat Idul Fitri merupakan ibadah yang sangat spesial dan begitu ditunggu-tunggu oleh sebagian besar umat muslim setelah satu bulan penuh berpuasa Ramadan. 

Mengenai salat Idul Fitri, ini merupakan salat yang didirikan secara berjamaah maupun individu. Salat Idul Fitri bisa digelar di masjid atau pun di tempat yang lapang. Lantas, bagaimana bacaan niat untuk salat Idul Fitri? Simak yang berikut ini Sahabat Fimela.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Bacaan Niat Salat Idul Fitri

Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Niat Salat Idul Fitri sebagai Imam

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا للهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai imam karena Allah SWT.”

Niat Salat Idul Fitri sebagai Makmum

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatan li Idil Fitri rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum karena Allah SWT.”

Niat Salat Idul Fitri Sendirian

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُنْفرِدا لِلهِ تَعَــــالَى 

Ushallii sunnatan lii'idil fitri rak'ataini munfaridan lillahi taa'ala 

Artinya: Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rekaan dengan menghadap kiblat, sendirian karena Allah ta’ala. 

3 dari 3 halaman

Tata Cara Salat Idul Fitri

Ilustrasi/copyright shutterstock.com
  1. Niat mendirikan salat idul Fitri. 
  2. Takbiratul ikhram seraya mengangkat kedua tangan.
  3. Membaca doa iftitah kemudian dilanjutkan takbir sebanyak 7 kali dengan mengangkat tangan. Di sela-sela takbir, bacaan doa yang diucapkan adalah سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ  Bacaan latinnya: Subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.” 
  4. Membaca surat al-fatihah sebagai rukun salat dilanjut membaca surat lain dalam Al-Quran. 
  5. Dilanjutkan rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud lagi dan berdiri seperti salat pada umumnya. 
  6. Saat berdiri di rekaat kedua, takbir lagi sebanyak 5 kali. Di sela-sela takbir membaca tasbih lagi. 
  7. Membaca surat Al-Fatihah di rekaat kedua dilanjutkan membaca surat lain dalam Al-Quran.
  8. Dolanjutkan rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud lagi dan duduk untuk tahiyat akhir. 
  9. Salat diakhiri dengan kedua salam. 
  10. Setelah salat, dilanjutkan dengan kutbah Idul Fitri. 

Itulah niat dan tata cara salat Idul Fitri. Semoga informasi ini bermanfaat dan semoga tak lupa untuk buru-buru sujud setelah membaca iftitah ya Sahabat Fimela. Selamat menyambut datangnya Hari Raya, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. 

#WomenForWomen