Adriana, Wujud Cinta Agatha Pricilla untuk Ibunda dalam Sebuah Repertoar Musik

Nizar Zulmi diperbarui 27 Mei 2023, 23:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Agatha Pricilla meraih titik karier baru dalam perjalanannya sebagai solois. Ia baru saja merilis EP debutnya bertajuk “Adriana”. Mini albuim ini terinspirasi oleh hubungannya dengan sang ibu, yang akhirnya jadi judul EP perdana.

Di bawah naungan label musik Sun Eater, album berisi lima track ini sekaligus menjadi tribut Agatha Pricilla kepada sang ibu yang bijaksana dan penuh kasih sayang, Adriana.

“Pertama kali muncul ide untuk membuat EP ini sebenarnya udah ada dari tahun 2021. Tapi, baru setelah rilis single “Ruang” di tahun 2022, dimana itu jadi lagu pertama yang terinspirasi dari Ibuku, keinginan buat ngelahirin rekaman ini jadi tumbuh lebih besar. Aku pikir, kenapa gak membuat semacam repertoar yang berisi berbagai nasihat beliau aja, ya?” ungkap Agatha Pricilla dalam siaran pers yang diterima FIMELA (27/5/2023).

“Aku berhutang banyak sama dia, dan aku merasa kalau nasihat-nasihat yang diberikan Ibu buat aku, istilahnya, harus dibingkai. Pada intinya, beliau adalah alasan kenapa EP ini ada," lanjutnya.

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Momen yang Tepat

Agatha Pricilla, Adriana (Dok. Sun Eater)

Proses pembuatan EP Adriana mengalami perjalanan yang cukup panjang. Setelah tiga track rampung dalam waktu tiga tahun, eks personel BLINK ini menambah dua lagu untuk melengkapi EP tersebut dan membentuknya menjadi perjalanan epik yang menceritakan bagaimana Ibunya telah membentuk dirinya menjadi perempuan yang seperti dirinya saat ini.

“Aku selesai menulis "It's Coming Your Way", "The Art Of Letting Go", dan "One Day" di tahun 2020, sedangkan "Ruang" ditulis di tahun 2022, dan akhirnya "Terang Usai Gulita" pada tahun ini," tutur Agatha Pricilla.

"Sekarang terasa seperti momen yang pas untuk merilis "Adriana" karena narasi yang terbentuk dalam rekaman ini sudah sangat padu dan mewakili apa yang ingin aku sampaikan. Sebenarnya, aku diberikan kebebasan sepenuhnya oleh semua orang, termasuk diriku sendiri, buat merilis sesuatu ketika aku udah merasa siap. Ditambah, aku juga belum pernah merilis album dengan namaku sendiri sebelumnya, jadi sekarang dirasa sebagai saat yang tepat sebelum aku ngelanjutin rekaman penuhku buat tahun depan,” paparnya.

 

3 dari 3 halaman

Menemukan Sosok yang Tak Terganti

Agatha Pricilla, Adriana (Dok. Sun Eater)

Agatha Pricilla mengeksplor tema Adriana dengan beragam ekspresi dan sudut pandang. EP ini seperti menjadi pengingat bahwa setiap orang bisa memiliki sosok ‘Adriana’ mereka sendiri. Sosok itu adalah yang tak terganti dan selalu punya tempat spesial di hati.

“Aku selalu percaya kalau setiap orang punya ‘Adriana’ mereka sendiri. Gak harus sosok Ibu; tapi bisa juga saudara, teman, pasangan, atau siapapun itu. Dan hubungan seperti menurutku sangatlah indah,” jelas Agatha Pricilla.

"Selain itu, melalui EP ini, aku juga ingin mengingatkan semua orang agar gak kehilangan dirinya sendiri, terlepas dari bagaimana kita memilih untuk menjalani hidup. Manfaatkan kebijaksanaan yang diperoleh dari 'Adriana' kita untuk kenal lebih dalam dengan diri kita sendiri," kata solois 25 tahun itu.

Beberapa musisi terlibat dalam project ini untuk mewujudkan ekspresi yang tepat di tiap track. Ada Salmaa Chetizsa dan Lafa Pratomo yang memberi perannya masing-masing untuk EP ini. 

Pada akhirnya, "Adriana" menjadi gambaran bagaimana hubungan kita dengan orang yang kita sayangi bisa memberikan dampak mendalam dalam hidup kita. Perpaduan harmonis pop, soul, dan R&B dalam rekaman ini membentuk lanskap sonik yang memikat dan meninggalkan kesan tak terhapuskan dalam jiwa setiap pendengar. Vokal lembut Agatha Pricilla beresonansi dengan mendalam dan menjadi wadah untuk berbagai emosi dan cerita tentang perjalanan mengenal diri sendiri lebih mendalam.