5 Tanda Inner Child yang Terluka dan Bentuk Penyembuhannya

Fimela Reporter diperbarui 26 Jul 2023, 09:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Dalam perjalanan hidup, setiap orang membawa bagian dalam dirinya yang disebut "inner child". Inner child merupakan istilah yang menggambarkan sisi batin kita yang masih membawa pengalaman dan emosi dari masa kecil.

Terkadang inner child yang mengalami luka-luka emosional dapat mempengaruhi kesejahteraan kita secara keseluruhan, memengaruhi kesehatan mental kita bahkan terbawa hingga dewasa. Agar tidak memperburuk kesehatan mental kita, maka penting untuk mengetahui tanda-tanda inner child yang terluka. Berikut ini adalah tanda inner child kita terluka.

1. Rasa takut yang berlebihan

Dilansir dari Psychology Today, salah satu tanda inner child terluka adalah adanya rasa takut yang berlebihan. Inner child yang terluka mungkin mengalami kejadian traumatis di masa kecil, seperti kekerasan atau kehilangan, yang membuatnya menjadi sangat peka terhadap rasa takut. Akibatnya, kita mungkin mengalami kecemasan yang berlebihan atau kesulitan menghadapi situasi yang menakutkan.

2. Rendahnya rasa percaya diri

Inner child yang terluka juga dapat menyebabkan rendahnya rasa percaya diri. Jika kita mengalami pengabaian, penolakan, atau penghinaan saat masih kecil, inner child kita mungkin merasa tidak berharga dan meragukan kemampuan diri. Hal ini lah yang dapat berdampak pada hubungan sosial, prestasi pribadi, dan pengambilan keputusan.

2 dari 3 halaman

3. Kesulitan mengungkapkan emosi

Kesulitan mengungkapkan emosi bisa jadi tanda inner child terluka. Foto: Shutterstock.

Dilansir dari Healthline, inner child yang terluka juga dapat menyebabkan kesulitan dalam mengungkapkan emosi. Jika kita pernah ditekan, diabaikan, atau dipaksa untuk menekan emosi saat masih kecil, maka hal tersebut dapat berdampak pada diri kita saat ini yang menjadi sulit untuk mengungkapkan perasaan dengan jujur.

Menyembunyikan perasaan bukanlah suatu yang baik bahkan dapat mengganggu hubungan interpersonal yang menyebabkan penumpukan emosi yang tidak sehat.

4. Pola hubungan yang tidak sehat

Tahukah kamu, bahwa Inner child yang terluka dapat memengaruhi pola hubungan kita dengan orang lain, lho. Jika kita pernah mengalami hubungan yang merusak atau tidak sehat di masa kecil, maka inner child kita mungkin mencari pola yang serupa di hubungan dewasa. Faktor ini bisa membuat kita terlibat dalam hubugan yang toxic atau sulit untuk membangun hubungan yang sehat dengan orang lain.

3 dari 3 halaman

5. Kesulitan mempercayai orang lain

Merasa sulit percaya dengan orang lain merupakan bentuk inner child terluka. Foto: Shutterstock.

Sulit mempercayai orang lain merupakan salah satu tanda bahwa inner child-mu terluka. Jika kamu pernah mengalami pengkhianatan, pengabaian, atau penyalahgunaan dalam hubungan sebelumnya, inner child kita mungkin menjadi waspada dan sulit untuk membuka diri pada orang lain. Hal ini lah yang dapat menyebabkan isolasi sosial dan kesulitan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan orang lain.

Demikian tanda-tanda inner child terluka. Setelah mengetahui tanda-tanda tersebut, maka yang perlu kita lakukan adalah mencari cara untuk menyembuhkannya. Salah satu bentuk penyembuhan inner child yang terluka, yakni terapi, meditasi, dan melakukan kegiatan kreatif yang disukai.

Dengan melakukan hal tersebut, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung penyembuhan inner child terluka. Selain itu, penting untuk memberikan waktu dan perhatian pada diri sendiri, mengakui dan menghormati pengalaman masa kecil kita, dan secara bertahap membangun hubungan yang lebih sehat dan penuh kasih dengan inner child kita. 

 

*Penulis: Amelia Septika