5 Sikap Tulus yang Membuatmu Dikagumi Banyak Orang

Endah Wijayanti diperbarui 30 Agu 2023, 07:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Sebelum menuntut orang lain menyukaimu atau mengagumimu, penting untuk bisa melakukan tindakan nyata untuk membangun hubungan yang tulus. Kita bisa memulainya dari cara kita dalam berkomunikasi dan berinteraksi sosial sehari-hari. Dengan sikapmu yang tulus, kamu bisa membuat orang lebih nyaman berkomunikasi denganmu.

Dalam buku How to Win Friends and Influence People karya Dale Carnegie, terungkap prinsip-prinsip yang memandu kita untuk membangun hubungan yang positif dan mempengaruhi orang lain dengan cara yang baik. Buku ini telah menginspirasi dan membantu jutaan orang dalam berinteraksi dengan sesama manusia dengan penuh pengertian dan kebaikan. Berikut ini lima cara yang bisa kita adopsi agar bisa disukai oleh banyak orang, berdasarkan prinsip-prinsip yang dikemukakan dalam buku tersebut.

 

 

What's On Fimela
2 dari 6 halaman

1. Membuat Lawan Bicaramu Merasa Penting

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/chevanon

Carnegie menekankan pentingnya berbicara dalam bahasa yang membuat orang lain merasa penting. Daripada merasa superior atau memandang rendah, kamu harus memperlakukan orang lain dengan hormat dan memperhatikan apa yang penting bagi mereka. Berbicara tentang hal-hal yang menarik bagi mereka, menanyakan pendapat mereka, dan memberikan perhatian tulus adalah cara yang efektif untuk menciptakan hubungan yang positif.

"When dealing with people, let us remember we are not dealing with creatures of logic. We are dealing with creatures of emotion, creatures bristling with prejudices and motivated by pride and vanity." Ketika berurusan dengan orang, mari ingat bahwa kita tidak sedang berurusan dengan makhluk logika. Kita berurusan dengan makhluk emosi, makhluk yang penuh dengan prasangka dan dimotivasi oleh kebanggaan dan kesombongan.

 

3 dari 6 halaman

2. Sampaikan Saran dengan Penuh Pengertian

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Torwai+Seubsri

 

Kritik yang konstruktif harus diberikan dengan lembut dan di sela-sela pembicaraan positif. Carnegie menyarankan untuk menghindari kritik yang tidak perlu atau merendahkan. Orang cenderung lebih responsif terhadap masukan yang disampaikan dengan penuh pengertian daripada kritik yang tajam. Menghargai perasaan dan harga diri orang lain adalah kunci dalam menciptakan hubungan yang baik.

 

 

4 dari 6 halaman

3. Menghargai Sudut Pandang Orang Lain

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Sevendeman

"It's much easier to make a friend by being interested in them than by trying to get them interested in you."

Carnegie menekankan pentingnya melihat dunia dari perspektif mereka. Ketika kamu bisa memahami alasan dan motivasi di balik tindakan seseorang, kamu bisa menghadapi situasi dengan lebih empati dan bijaksana. Ini juga membantumu bisa lebih mudah dalam menghindari konflik yang tidak perlu dan membangun hubungan yang lebih erat lagi.

 

 

5 dari 6 halaman

4. Memberi Pujian dengan Sejujurnya

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Dragon+Images

"Be hearty in your approbation and lavish in your praise."

Carnegie juga menyarankan untuk memberikan pujian yang tulus dan penghargaan kepada orang lain. Namun, pujian haruslah tulus dan spesifik, bukan sekadar pujian kosong.

Orang sebenarnya bisa merasakan apakah pujianmu datang dari hati atau hanya sekadar formalitas. Saat kamu memberikan penghargaan dan mengakui prestasi seseorang dengan tulus, kamu membangun ikatan emosional yang kuat dan membuat orang tersebut merasa dihargai.

 

 

6 dari 6 halaman

5. Mendengarkan dengan Sepenuh Hati

Ilustrasi./copyright shutterstock.com/g/Bobex-73

Satu dari kebutuhan manusia yang paling dalam adalah rasa dihargai. Dengan mendengarkan secara aktif dan tulus, kamu menunjukkan bahwa kamu menghargai pikiran, perasaan, dan pandangan orang lain. Saat kamu berbicara dengan seseorang, jangan sekadar menunggu giliran untuk berbicara, tetapi benar-benar dengarkan apa yang mereka katakan. Cara ini bisa menciptakan ikatan yang kuat dan membuat orang lain merasa penting.

Cobalah untuk mengutamakan sikap yang tulus dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang-orang di sekitarmu. Saat ikatan yang lebih dekat dan hangat sudah terbentuk, rasa kagum dari orang-orang sekitarmu bisa datagn dengan sendirinya.