5 Sikap Perempuan yang Ternyata Tidak Disukai oleh Pria

Endah Wijayanti diperbarui 14 Sep 2023, 15:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Dalam interaksi sosial atau membangun sebuah hubungan, terutama antara pria dan perempuan, terdapat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi pandangan dan hubungan di antara keduanya. Sikap perempuan memiliki peran penting dalam dinamika ini, dan beberapa sikap tertentu dapat menimbulkan ketidaknyamanan atau bahkan ketidakdisukain oleh pria.

Nah, kali ini kita akan membahas sesuatu yang menarik. Kita akan membahas lima sikap perempuan yang umumnya tidak disukai oleh pria, dengan dukungan informasi dari buku dan pandangan psikolog terkenal. Selengkapnya, langsung saja simak uraiannya di bawah ini.

 

 

2 dari 6 halaman

1. Sikap Manipulatif

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Prot56

Sikap manipulatif, di mana perempuan cenderung menggunakan perasaan atau situasi untuk mencapai tujuan pribadi, sering kali tidak disukai oleh pria. Manipulasi dalam hubungan dapat merusak kepercayaan dan memicu perasaan negatif. Keterbukaan dan kejujuran adalah dasar dalam hubungan yang sehat.

Pria sering kali merasa tidak suka dan tertekan oleh perempuan yang terlalu manipulatif. Ini bisa berarti memaksa pria untuk melakukan sesuatu yang tidak mereka ingin lakukan, seperti mengendalikan waktu mereka atau mengharuskan mereka untuk mengubah pilihan hidup mereka. Pria menghargai kejujuran dan transparansi dalam hubungan, bukan permainan manipulatif.

 

 

3 dari 6 halaman

2. Sikap Terlalu Tertutup

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/zhang+tianle

Salah satu aspek penting dalam hubungan adalah kebersamaan dan keintiman. Sikap perempuan yang terlalu tertutup atau sulit dijangkau dapat membuat pria merasa diabaikan atau tidak dihargai. Penting bagi pasangan untuk merasa saling terhubung secara emosional dan fisik. Keterbukaan untuk berbagi dan berkomunikasi dapat memperkuat ikatan di antara mereka.

Sikap terlalu tertutup, ketika seorang perempuan enggan berbicara tentang perasaan atau masalah mereka, dapat menjadi hal yang merugikan dalam hubungan. Pria ingin merasa diterima dan terhubung dengan pasangan mereka, dan ini hanya mungkin terjadi melalui komunikasi yang terbuka. Perempuan yang terlalu tertutup dapat membuat pria merasa frustrasi dan merasa bahwa mereka tidak bisa menciptakan ikatan yang kuat dalam hubungan.

 

 

4 dari 6 halaman

3. Sikap Mengontrol yang Berlebihan

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Makistock

Ketika perempuan cenderung memiliki sikap kontrol yang berlebihan dalam hubungan, hal ini dapat menjadi sumber konflik dan kegagalan komunikasi. Menghormati ruang pribadi dan hak setiap individu untuk membuat keputusan sangatlah penting. Sikap mengontrol atau sok mengatur yang berlebihan dapat membuat pria merasa terkekang dan tidak bebas dalam menjalani kehidupan mereka.

Pria ingin merasa memiliki otonomi dan kebebasan untuk membuat keputusan mereka sendiri. Perempuan yang terlalu mengontrol dapat membuat pria merasa seperti anak kecil yang harus dikawasi setiap saat. Ini dapat mencakup mengendalikan bagaimana mereka berpakaian, dengan siapa mereka berinteraksi, atau bahkan membatasi aktivitas sosial mereka. Sikap ini seringkali tidak disukai oleh pria dan dapat merusak hubungan.

 

 

5 dari 6 halaman

4. Sikap Negatif

Masalah dalam hubungan./Copyright shutterstock.com/g/yesstock

Sikap negatif yang terus-menerus dapat mempengaruhi dinamika hubungan secara signifikan. Sikap positif memiliki kekuatan untuk memperkuat hubungan dan membangun ikatan yang lebih dalam. Pria umumnya cenderung lebih suka berada di sekitar perempuan yang membawa energi positif dan mampu menghadapi tantangan dengan optimisme.

Pria ingin merasa bahagia dan nyaman bersama pasangan mereka, dan sikap negatif dapat mengganggu suasana positif dalam hubungan. Ini juga dapat membuat pria merasa sulit untuk berbicara tentang masalah atau perasaan mereka karena takut akan reaksi negatif perempuan. Pria lebih cenderung mencari hubungan yang positif dan mendukung, sehingga sikap negatif dapat menjadi hambatan yang signifikan dalam menjalin hubungan yang sehat.

 

 

6 dari 6 halaman

5. Sikap Tidak Empatik

Bertengkar./Copyright shutterstock.com/g/Pitipat

Kurangnya empati dalam interaksi sosial dapat menciptakan kesenjangan dalam pemahaman dan dukungan antara pasangan. Memahami perasaan dan pengalaman satu sama lain sungguhlah penting. Ketidakmampuan untuk berempati dapat membuat pria merasa tidak dihargai dan sulit untuk membangun kedekatan yang bermakna.

Perempuan yang tidak empatik, yang tidak peduli atau tidak bisa mengerti perasaan pria, dapat membuat pria merasa tidak dihargai. Penting untuk menjadi pendengar yang baik dan menunjukkan empati terhadap perasaan dan pengalaman pria. Kekurangan empati dapat merusak ikatan dalam hubungan dan membuat pria merasa tidak terhubung secara emosional.

Terdapat beberapa sikap perempuan yang umumnya tidak disukai oleh pria, seperti sikap manipulatif, terlalu tertutup, mengontrol berlebihan, sikap negatif, dan kurangnya empati.

Dengan memahami dan bekerja menuju sikap-sikap yang lebih positif dan inklusif, perempuan dapat memainkan peran yang lebih bermakna dalam mengembangkan hubungan yang saling memperkuat dengan pria. Kalau saat ini kamu sedang berusaha mendekati seorang pria, ada baiknya untuk menghindari sikap-sikap di atas, ya.